Hari gini, menikah masih dijodohkan ?. Kalau Anda menjadi sasaran perjodohan orang tua atau teman, apa reaksi Anda? Jawabannya sangat mungkin beragam. Bisa jadi, mulai dari malu, protes hingga gengsi.
"Hari gini, menikah masih dijodohkan?" mungkin itu yang Anda pikirkan.
Tapi, menurut psikolog, Maria Susanti, tawaran dijodohkan itu sebaiknya jangan langsung ditolak. Siapa tahu dia adalah Mr. Right untuk Anda.
"Ajang perjodohan, harusnya tak dianggap sebagai cara kuno yang dapat mempermalukan Anda, sehingga hukumnya ‘wajib’ ditolak mentah-mentah. Lebih baik Anda menganggapnya sebagai itikad baik orang tua atau teman Anda," kata Maria menambahkan.
Selain itu, tak ada salahnya menerima usulan perjodohan itu sebagai kesempatan untuk menambah pertemanan. Toh, andaikata Anda tak menemukan kecocokan, Anda bisa menyampaikan keberatan itu secara baik-baik.
"Hari gini, menikah masih dijodohkan?" mungkin itu yang Anda pikirkan.
Tapi, menurut psikolog, Maria Susanti, tawaran dijodohkan itu sebaiknya jangan langsung ditolak. Siapa tahu dia adalah Mr. Right untuk Anda.
"Ajang perjodohan, harusnya tak dianggap sebagai cara kuno yang dapat mempermalukan Anda, sehingga hukumnya ‘wajib’ ditolak mentah-mentah. Lebih baik Anda menganggapnya sebagai itikad baik orang tua atau teman Anda," kata Maria menambahkan.
Selain itu, tak ada salahnya menerima usulan perjodohan itu sebagai kesempatan untuk menambah pertemanan. Toh, andaikata Anda tak menemukan kecocokan, Anda bisa menyampaikan keberatan itu secara baik-baik.
Selain itu cinta itu berjalan seiring dengan seringnya bersama. Pepatah itu, mungkin, ada benarnya. Sebab, kebersamaan itu memang bisa menumbuhkan bibit cinta. Namun, kalau mengenai perjodohan, ya, Anda jangan cuma pasrah. Penjajakan terhadap sifat dan perilaku calon suami tetap menjadi proses penting yang perlu dilewati.
Di masa penjajakan ini pun jangan dilupakan untuk menyampaikan harapan masing-masing. Mentang-mentang pria yang dijodohkan dengan Anda itu nyaris sesuai dengan harapan, Anda jadi takut melepaskannya. Ini bahaya.
Yang tak kalah penting diingat, pernikahan dengan perjodohan atau tanpa perjodohan, selalu berisiko menghadapi kerikil-kerikil perkawinan, dari yang halus hingga yang tajam. Nah, kalau ini terjadi, Anda jangan menganggap masalah yang timbul dalam perkawinan itu gara-gara Anda dijodohkan.
Perjodohan itu hanya sebuah cara untuk mendapatkan pasangan hidup. Tapi, memburuk atau bubarnya suatu perkawinan tergantung komitmen Anda dan pasangan Anda dalam menjalaninya. [ vivanews.com ]
Di masa penjajakan ini pun jangan dilupakan untuk menyampaikan harapan masing-masing. Mentang-mentang pria yang dijodohkan dengan Anda itu nyaris sesuai dengan harapan, Anda jadi takut melepaskannya. Ini bahaya.
Yang tak kalah penting diingat, pernikahan dengan perjodohan atau tanpa perjodohan, selalu berisiko menghadapi kerikil-kerikil perkawinan, dari yang halus hingga yang tajam. Nah, kalau ini terjadi, Anda jangan menganggap masalah yang timbul dalam perkawinan itu gara-gara Anda dijodohkan.
Perjodohan itu hanya sebuah cara untuk mendapatkan pasangan hidup. Tapi, memburuk atau bubarnya suatu perkawinan tergantung komitmen Anda dan pasangan Anda dalam menjalaninya. [ vivanews.com ]
- Berapa total tagihan utang kartu kredit Anda saat ini? Rp 8 juta? Dan, Anda hanya mampu membayar tagihan minimum sebesar Rp 800.000 saja setiap bulan? Anehnya, Anda merasa sudah membayar begitu …
- Setiap menjelang tahun ajaran baru, hampir semua orangtua bingung mencari sekolah yang tepat untuk anak-anaknya. Sebagai orangtua, tentu kita ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak. Namun…
- Beginilah Cara Meminum Kopi Yang Benar - Bagi pencinta kopi, minuman ini adalah pendongkrak energi. Tak mengherankan jika mereka bisa minum lebih dari satu cangkir kopi sehari.Jika Anda mengetahui…
- Es Batu, Batu Es Penyebar Penyakit. Menghilangkan dahaga memang lebih nikmat dengan mereguk minuman dingin. Tak heran kehadiran es batu populer di masyarakat. Tapi hati-hati. Tak semua es batu aman…
- Romatisme Rasulullah Dengan Istri - Istrinya - Syariat Islam diturunkan melalui tangan Muhammad SAW. Bukanlah malaikat, melainkan beliau seorang manusia biasa seperti kita. "Katakanlah,…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar