Tampilkan postingan dengan label Multivitamin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Multivitamin. Tampilkan semua postingan

Penuhi Kebutuhan Vitamin Harian Anda ... !!!

Tubuh tidak bisa memproduksi vitamin sendiri. Untuk itu sangat penting memenuhi kebutuhan vitamin untuk tubuh setiap harinya.

Sebagus dan semahal apapun pil atau suplemen vitamin yang Anda konsumsi, bukan berarti Anda tidak perlu lagi memerlukan asupan makanan sehat. 

"Vitamin hanya berfungsi sebagai tambahan dan bukan untuk menggantikan makanan sehat," kata Jeffrey Blumberg, peneliti dari Tufts University, Boston, Amerika Serikat, seperti VIVAnews kutip dari Real Simple.

Tanpa mengonsumsi suplemen sebenarnya Anda bisa mendapatkan vitamin melalui makanan yang Anda makan setiap hari. Ketahuilah kebutuhan dan sumber vitamin yang sangat dibutuhkan tubuh agar Anda tidak selalu bergantung dengan suplemen.

Kebutuhan Vitamin Harian

- Vitamin B6 and B12

Fungsi dari dua vitamin tersebut adalah menjaga peredaran darah, sistem imunitas dan saraf berfungsi baik. Kekurangan vitamin B6 dan B12 bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. 

Kebutuhan tubuh akan vitamin B6 adalah 1,3 miligram dan 2,4 mikrogra untuk B12. 

Untuk memenuhi kebutuhan kedua vitamin tersebut, Anda bisa mengonsumsi kacang, gandum, pisang, ayam, atau ikan.

- Vitamin C

Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan penangkal radikal bebas, menjaga sistem imunitas dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. 

Kebutuhan vitamin C per hari adalah antara 75 miligram hingga 200 miligram. 

Jika Anda memilih suplemen vitamin C sebaiknya jangan lebih dari angka tersebut. Jeruk, brokoli, bayam dan strawberi adalah beberapa makanan yang banyak mengandung vitamin C.

- Vitamin D

Vitamin D berfungsi membantu tubuh menyerap kalsium dan menurunkan risiko kanker. Kekurangan vitamin D bisa menyebabkan osteoporosis. 

Kebutuhan vitamin D tergantung usia. 
  • Anak umur 4 hingga 8 tahun membutuhkan 800 miligram (mg) kalsium per hari. 
  • Remaja usia 11 hingga 18 tahun membutuhkan 1.300 mg kalsium per hari. 
  • Untuk wanita dewasa, wanita hamil dan menyusui, usia 19 hingga 50 tahun membutuhkan 1000 mg kalsium per harinya. 
Sedangkan wanita yang berusia di atas 50 tahun membutuhkan 1.200 mg per hari. 

Untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dari sinar matahari, Anda bisa berjemur pada pagi hari antara jam 6 hingga 7 pagi. 

Anda juga bisa mendapatkan vitamin D dengan mengounsumsi ikan laut seperti tuna dan salmon.

- Vitamin E

Fungsi vitamin E saama seperti vitamin C, yakni sebagai antioksidan. Selain itu, vitamin E juga sangat baik untuk kesehatan mata dan mencegah penyakit Alzheimer. 

Dosis vitamin E untuk dewasa adalah 22,5 atau 15 miligram per hari. 

Anda bisa mendapatkan vitamin E dengan mengonsumsi alpukat, ikan salmon dan kacang-kacangan.

READ MORE - Penuhi Kebutuhan Vitamin Harian Anda ... !!!

Penuhi Kebutuhan Vitamin Harian Anda ... !!!

Tubuh tidak bisa memproduksi vitamin sendiri. Untuk itu sangat penting memenuhi kebutuhan vitamin untuk tubuh setiap harinya.

Sebagus dan semahal apapun pil atau suplemen vitamin yang Anda konsumsi, bukan berarti Anda tidak perlu lagi memerlukan asupan makanan sehat. 

"Vitamin hanya berfungsi sebagai tambahan dan bukan untuk menggantikan makanan sehat," kata Jeffrey Blumberg, peneliti dari Tufts University, Boston, Amerika Serikat, seperti VIVAnews kutip dari Real Simple.

Tanpa mengonsumsi suplemen sebenarnya Anda bisa mendapatkan vitamin melalui makanan yang Anda makan setiap hari. Ketahuilah kebutuhan dan sumber vitamin yang sangat dibutuhkan tubuh agar Anda tidak selalu bergantung dengan suplemen.

Kebutuhan Vitamin Harian

- Vitamin B6 and B12

Fungsi dari dua vitamin tersebut adalah menjaga peredaran darah, sistem imunitas dan saraf berfungsi baik. Kekurangan vitamin B6 dan B12 bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Kebutuhan tubuh akan vitamin B6 adalah 1,3 miligram dan 2,4 mikrogra untuk B12. Untuk memenuhi kebutuhan kedua vitamin tersebut, Anda bisa mengonsumsi kacang, gandum, pisang, ayam, atau ikan.

- Vitamin C

Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan penangkal radikal bebas, menjaga sistem imunitas dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Kebutuhan vitamin C per hari adalah antara 75 miligram hingga 200 miligram. Jika Anda memilih suplemen vitamin C sebaiknya jangan lebih dari angka tersebut. Jeruk, brokoli, bayam dan strawberi adalah beberapa makanan yang banyak mengandung vitamin C.

- Vitamin D

Vitamin D berfungsi membantu tubuh menyerap kalsium dan menurunkan risiko kanker. Kekurangan vitamin D bisa menyebabkan osteoporosis. Kebutuhan vitamin D tergantung usia. Anak umur 4 hingga 8 tahun membutuhkan 800 miligram (mg) kalsium per hari. Remaja usia 11 hingga 18 tahun membutuhkan 1.300 mg kalsium per hari. Untuk wanita dewasa, wanita hamil dan menyusui, usia 19 hingga 50 tahun membutuhkan 1000 mg kalsium per harinya. Sedangkan wanita yang berusia di atas 50 tahun membutuhkan 1.200 mg per hari. Untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dari sinar matahari, Anda bisa berjemur pada pagi hari antara jam 6 hingga 7 pagi. Anda juga bisa mendapatkan vitamin D dengan mengounsumsi ikan laut seperti tuna dan salmon.

- Vitamin E

Fungsi vitamin E saama seperti vitamin C, yakni sebagai antioksidan. Selain itu, vitamin E juga sangat baik untuk kesehatan mata dan mencegah penyakit Alzheimer. Dosis vitamin E untuk dewasa adalah 22,5 atau 15 miligram per hari. Anda bisa mendapatkan vitamin E dengan mengonsumsi alpukat, ikan salmon dan kacang-kacangan.

READ MORE - Penuhi Kebutuhan Vitamin Harian Anda ... !!!

Multivitamin Bisa Memperburuk Kesehatan

Jutaan orang percaya pada kekuatan vitamin untuk mencegah dan mengobati penyakit. Bahkan, setengah populasi orang dewasa di Amerika saat ini banyak yang menggunakan suplemen gizi untuk membantu aktivitasnya.

Tahun lalu New York Times melaporkan bahwa penjualan suplemen vitamin dan gizi baik dalam bentuk herbal, mineral, produk-produk pengganti makanan, produk-produk nutrisi olahraga dan suplemen khusus telah meningkat 20 persen pada kuartal pertama tahun 2009.

Sayangnya, uang yang dikeluarkan untuk membeli banyak vitamin mungkin sia-sia. Pasalnya, dalam dekade terakhir, para peneliti medis telah melakukan sejumlah besar penelitian tentang efek dari vitamin-vitamin tersebut terhadap kesehatan. Banyak masyarakat yang menggunakan suplemen dalam bentuk pil bukan berupa makanan.

Dalam salah satu studi terbaru, para peneliti melacak kesehatan pascamenopause pada 162.000 wanita yang terdaftar dalam Women's Health Initiative. Mereka meneliti pola makan dan pola diet yang dilakukan para wanita.

Multivitamin

Multivitamin 

Penelitian yang berlangsung 8 tahun ini pun menemukan bahwa para wanita yang menggunakan multivitamin dalam kehidupan sehari-harinya dinyatakan memiliki kesehatan yang buruk bila dibandingkan dengan mereka yang tidak menggunakan suplemen apapun selama hidupnya. Mereka pengguna suplemen dinyatakan lebih rentan terserang kanker dan penyakit jantung.

"Kami terkejut. Ada beberapa temuan awal yang menunjukkan bahwa vitamin dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker. Tetapi kami menemukan bahwa multivitamin tidak mengurangi risiko kanker yang paling umum dan tak memiliki pengaruh pada penyakit jantung," kata Marian Neuhouser, Ph D, anggota asosiasi dari Ilmu Kesehatan Masyarakat dari divisi Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle.

Pada tahun 2006, sebuah panel ahli disatukan oleh federal National Institute of Health (NIH) yang menemukan bahwa tidak ada bukti kuat yang menguntungkan kesehatan yang berhubungan dengan efek dari suplemen baik digunakan berpasangan atau dengan kombinasi.

Dan penelitian terakhir menyatakan bahwa Vitamin C, yang telah diklaim bisa menyingkirkan molekul berbahaya akibat radikal bebas, juga mengganggu. Di Memorial Sloan-Kettering Cancer Center di New York, Mark Heaney, MD, dan peneliti lain menemukan bahwa vitamin C mengurangi efek kemoterapi dan bisa menimbulkan tumor tumbuh lebih cepat pada sel-sel kanker dengan vitamin C.

Tidak ada argumen bahwa kita perlu vitamin, tetapi lebih baik bagi kita untuk mengkonsumsi nutrisi penting dari makanan.

"Para ahli menganjurkan agar kita mengkonsumsi makanan yang bervariasi yang banyak mengandung gizi dan nutrisi penting buat tubuh, tapi tidak seperti suplemen vitamin. Buah-buahan dan sayuran memiliki lebih dari satu gizi dan mengandung serat. Ini yang dianjurkan dan lebih berkhasiat untuk kesehatan," kata Neuhouser.

READ MORE - Multivitamin Bisa Memperburuk Kesehatan