Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kehamilan. Tampilkan semua postingan

Jika Anda Mau Hamil, Cobalah Lebih Rileks Ya..

Cobalah untuk rileks dan bebas dari stres! Itulah nasihat kuno yang sering diberikan kepada para wanita yang tengah mendambakan kehamilan.

Anjuran untuk menghindari stres memang kerap diberikan oleh teman maupun keluarga pada mereka yang menginginkan kehamilan. Kendati nasihat itu seringkali tak digubris, bahkan tak pernah dianjurkan oleh sebagian kalangan para ahli kebidanan maupun dokter.

Tetapi sekarang, nasihat itu kini tak bisa lagi dianggap remeh. Bahkan para peneliti di Amerika Serikat menyatakan sebaiknya para wanita menjalan nasihat tersebut.

Jika Anda Mau Hamil? Cobalah Lebih Rileks Ya..

Alice Domar, pengelola sebuah Klinik Kesuburan di Boston dan bekerja di Fakultas Kedokteran Harvard, menemukan bahwa wanita yang mengikuti program manajemen stres, sambil menjalani terapi kesuburan, telah menunjukkan peningkatan rata-rata peluang kehamilan 160 persen lebih besar dibanding mereka yang hanya menggunakan teknik bayi tabung (in vitro fertilization/IVF).

"Para ahli kesehatan reproduksi telah lama khawatir tentang pengaruh stres terhadap tingkat kesuburan, yang dapat menghalangi seorang Perempuan untuk hamil," kata Domar dalam pernyataannya.

"Hasil studi itu menunjukkan bahwa manajemen stres akan memperbaiki tingkat kehamilan, mengurangi stres melalui manajemen kesuburan itu sendiri, meningkatkan tingkat kesuksesan dari prosedur IVF dan mutlak membantu menghilangkan beban emosional pada kaum wanita yang sedang menghadapi ujian tantangan untuk hamil," katanya.

Dalam risetnya, Domar melibatkan 97 pasien yang dipilih secara acak di kliniknya untuk ambil bagian dalam program relaksasi dalam 10-sesi selama menjalani program bayi tabung.

Program ini tak memberi pengaruh terhadap seberapa banyak wanita yang hamil selama masa percobaan, kata Domar, Tetapi wanita yang gagal dalam percobaan pertama, ternyata berhasil pada percobaan kedua. Tercatat 52 persen yang mengikuti program relaksasi berhasil mendapatkan kehamilan, sedangkan yang tak ikut program hanya 20 persen saja.

READ MORE - Jika Anda Mau Hamil, Cobalah Lebih Rileks Ya..

Ternyata Diet Mampu Atasi Rasa Panas Saat Hamil

Mengatasi Rasa Panas Saat Hamil - Merupakan kebahagiaan tersendiri bagi seorang wanita saat mengetahui dirinya hamil dan akan memiliki anak. 

Namun selama masa kehamilan, berbagai masalah kesehatan kerap muncul dan mengganggu, diantaranya timbul rasa panas dari dalam perut.

Ibu Hamil

Gangguan ini sering menyertai kehamilan pada banyak wanita. Sebenarnya apakah yang menyebabkan hal ini dan bagaimana sang calon ibu mengatasinya?


Penyebab


Rasa panas seringkali terjadi pada bulan-bulan terakhir masa kehamilan. Saat perut mulai membesar, rasa panas yang dialami ibu semakin bertambah. Rasa panas dalam tubuh ibu hamil timbul akibat kelebihan produksi asam di perut yang disertai rasa terbakar, keluarnya asam dalam perut dan rasa asam di mulut.


Mencegah Rasa Panas


Rasa panas membuat rasa tidak nyaman bagi wanita hamil. Tetapi, para calon ibu bisa melakukan perawatan sendiri untuk mencegahnya. Hindari mengonsumsi makanan yang memicu panas dalam tubuh seperti kacang kedelai, makanan berlemak dan mengandung tepung, serta makanan terlalu dingin atau panas.


Diet Atasi Rasa Panas


Jika selama hamil Anda sering mengalami gejala-gejala panas dalam, sebaiknya ganti asupan makanan Anda. Konsumsilah makanan yang dikukus atau direbus. Makanan yang mengandung sereal dan sayur-sayuran mencegah terjadinya rasa panas tubuh. Ibu hamil disarankan makan lebih sering dengan porsi lebih sedikit.

READ MORE - Ternyata Diet Mampu Atasi Rasa Panas Saat Hamil

Beberapa Keanehan - Keanehan Saat Bayi Baru Lahir

Saat hamil, Anda tentu rajin membaca-baca buku dan majalah mengenai kehamilan dan pengasuhan anak. Anda mendapat banyak informasi mengenai persalinan, masa-masa kurang tidur ketika si kecil telah hadir, dan cara-cara menyusui. Namun, sudah tahukah Anda bagaimana kondisi bayi yang baru dilahirkan? Misalnya, mengapa matanya juling, atau suara nafasnya berat?

Dr Alanna Levine, pakar pengasuhan anak di Orangetown Pediatric Associates di New York, membeberkan lima hal yang mungkin akan Anda temukan pada si kecil:

Bayi Lahir


Pindah-pindahkan posisi kepalanya saat tidur, agar tidak peyang.

1. Poop-nya muncrat

Jangan mengaku baru punya bayi bila belum melihat poop yang berceceran di popoknya. Bahkan, poop-nya ini bisa mengenai ranjang atau dinding di sekitarnya. Menurut Dr Levine, "Poop bayi yang baru lahir kebanyakan berupa cairan, bercampur dengan tekstur seperti mustar." Memang tidak butuh tenaga ekstra untuk membersihkannya, hanya sedikit latihan untuk membiasakan diri. Maklum saja, hal ini akan sering Anda alami.

Tinja bayi yang terbilang sehat adalah yang berwarna coklat, atau kuning kehijauan. Jika Anda melihat ada tanda-tanda darah di sana, sebaiknya Anda membawa si kecil ke dokter.

2. Suara erangan

Bayi tak hanya bisa menangis, tetapi juga mengerang, merintih, mendengus, mendengkur, dan berbagai suara aneh lainnya. Semua suara aneh tersebut disebabkan jalan di rongga hidung bayi menyempit pada awal kelahirannya. Hal ini menyebabkan lendirnya terperangkap di sana, dan menciptakan beberapa efek suara yang hebat.

Yang bisa Anda lakukan saat mendengar suara-suara ini adalah membersihkan hidung bayi dengan pompa isap untuk hidung. Perhatikan juga apakah erangan itu terdengar di setiap nafasnya. Jika ya, mungkin ia punya masalah sulit bernafas.

3. Kepalanya peyang

Persalinan bukan hanya sulit dialami oleh ibu, tetapi juga si bayi. Ia pun berusaha keras keluar dari saluran kelahirannya. Bayangkan ketika Anda mengejan saat bayi masih belum keluar sepenuhnya. Kepalanya masih lunak dan mudah dibentuk itu harus melewati tulang pinggul Anda, sehingga menyebabkan bentuknya menjadi gepeng atau peyang.

Jika tidak terjadi saat persalinan, bentuk kepala yang peyang itu juga bisa terjadi jika ia terlalu lama tidur dalam posisi telentang. Karena itu, sering-seringlah menggendong bayi Anda, demikian saran Dr Levine. Atau, pindah-pindahkan posisi mainan atau posisi tidurnya, agar ia tidak hanya menghadap ke satu sisi saja.

Nah, bila Anda sudah mencoba berbagai cara namun kepala bayi masih terlihat rata di beberapa tempat, bayi mungkin membutuhkan semacam helm sementara untuk mengoreksi bentuk kepalanya. Helm semacam ini akan efektif jika dipakai pada usia 4-6 bulan. Segera konsultasikan dengan dokter bila Anda melihat ada yang salah dengan kepalanya.

4. Penisnya bengkak

Pada bayi laki-laki, Anda mungkin akan melihat penisnya sedikit lebih besar daripada yang Anda bayangkan, khususnya pada testisnya. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh paparan hormon pada perut Anda sesaat sebelum melahirkan. Kemungkinan lain, ada cairan ekstra di dalam kantung sekitar testikelnya. Namun cairan ini akan dikeluarkan ketika si kecil buang air dalam beberapa hari berikutnya.

Hal yang sama juga terjadi pada bayi perempuan, dimana labia-nya juga terlihat membengkak pada hari-hari pertamanya. Pembengkakan ini juga akan berhenti dalam beberapa hari. Bahkan karena begitu banyaknya cairan yang akan dikeluarkan dalam beberapa hari tersebut, bayi bisa kehilangan 10 persen berat badan awalnya.

Yang perlu dikhawatirkan adalah ketika bengkak itu tak juga menghilang. Bayi laki-laki bisa mengalami kondisi yang disebut hydrocele, penimbunan cairan di dalam kantung testikelnya.

5. Matanya juling

Bayi yang baru lahir jelas baru mengeksplorasi seluruh kemampuannya, salah satunya adalah indera penglihatannya. Si kecil butuh waktu untuk menemukan kontrol ototnya, dan mengasah teknik-teknis fokusnya. Namun, mata bayi bisa saja terlihat juling, meskipun sebenarnya tidak. Lipatan kulit ekstra di jembatan hidung dapat menutupi bagian putih dari mata bayi. Hal ini bisa menciptakan suatu ilusi optikal yang disebut pseudoesotropia. Perhatikan baik-baik, apakah pupil bayi sebenarnya berbaris rata, atau bergerak bersamaan?

Menurut Dr Levine, jika bayi masih menunjukkan tanda-tanda juling atau mata yang "mengembara" kemana-mana hingga enam bulan, Anda perlu membawanya ke dokter. Bila mata julingnya yang menatap ke dua arah terlihat kronis, kemungkinan ia mengalami strabismus. Bila hanya satu mata yang menatap ke arah lain, hal ini disebut amblyopia.

READ MORE - Beberapa Keanehan - Keanehan Saat Bayi Baru Lahir

Kehamilan merupakan masa-masa yang menyenangkan

Kehamilan merupakan masa-masa yang menyenangkan karena Anda akan segera menyambut kehadiran sang buah hati. Karena itu, untuk menjaga keselamatan janin Anda, ada baiknya lebih teliti dalam menangani semua gejala sekecil apapun yang Anda rasakan. Sebuah studi dari Erasmus MC University Medical Centre, di Belanda, menyatakan, ibu hamil yang mengalami komplikasi awal harus mendapatkan penangan yang lebih khusus, baik pada kehamilan sekarang maupun kehamilan berikutnya.

Masalah-masalah yang dialami pada 3 bulan pertama kehamilan, menurut peneliti, akan meningkatkan risiko melahirkan prematur serta kesulitan-kesulitan lainnya, baik pada kehamilan sekarang maupun kehamilan berikutnya. Data dari 75 studi menunjukkan, sejarah pernah mengalami keguguran berkaitan dengan melahirkan prematur pada kehamilan yang akan datang.

Kehamilan merupakan masa-masa yang menyenangkan

Dalam analisis yang dieresentasikan di pertemuan tahunan European Society of Human Reproduction and Embryology (ESHRE) ini, para peneliti melihat beberapa komplikasi yang umum dialami pada 3 bulan pertama kehamilan. Perdarahan pada minggu-minggu pertama kehamilan, misalnya, dinyatakan berkaitan dengan peningkatan risiko pre-eclampsia (hipertensi yang dipicu kehamilan), melahirkan prematur serta meningkatkan risiko hingga 2 kali lipat memiliki bayi dengan berat badan rendah atau sangat rendah. Selain itu, akumulasi darah pada kandungan juga bisa meningkatkan risiko-risiko lebih jauh.

Morning sickness (mual dan muntah) yang ekstrim di awal kehamilan juga berkaitan dengan risiko 3 kali lebih besar menjalani proses melahirkan prematur serta hampir 3 kali lipat meningkatkan risiko memiliki bayi dengan berat badan lahir rendah. Sementara sejarah pernah mengalami sekali atau lebih keguguran, juga memiliki risiko hampir 2 kali lipat terus-menerus mengalami kehamilan dengan kerusakan membran yang mengelilingi bayi di rahim, sebelum waktunya. Hal ini akan meningkatkan risiko melahirkan prematur. Selain itu, jika kehamilan sebelumnya terpaksa diakhiri dengan alasan apapun, maka kehamilan-kehamilan berikutnya berisiko mendorong melahirkan prematur.

Meskipun studi tidak menyatakan penyebab peningkatan risiko pada kehamilan berikutnya, para ilmuwan menyatakan hal ini berkaitan dengan masalah-masalah kesehatan dan faktor gaya hidup.

Monitoring

Menurut pemimpin studi Dr Robbert van Oppenraaij, komplikasi-komplikasi pada masa yang akan datang berkaitan dengan tingkat keparahan dan pengulangan masalah-masalah yang muncul di awal kehamilan."Kejadian-kejadian dan komplikasi-komplikasi pada awal kehamilan merupakan komplikasi yang paling umum dialami perempuan selama masa kehamilan dan bisa menjadi pemicu stres pada perempuan tersebut," tutur Oppenraaij, seperti dikutip situs bbc.

Karena itu, terang dia, para dokter diharapkan bisa mengenali dan mengartikan gejala-gejala dan memahami tidak hanya untuk jangka pendek, tetapi juga konsekuensi jangka panjang dari komplikasi-komplikasi pada awal kehamilan ini."Artinya, pasien-pasien ini harus dimonitor secara khusus," tegas Oppenraaij

READ MORE - Kehamilan merupakan masa-masa yang menyenangkan

Hindari Kosmetik Yang Berbahaya Ini Bagi Wanita Hamil

Saat hamil, wanita dianjurkan untuk menghindari produk-produk kimia. Hal itu untuk menghindari keguguran dan risiko janin terkontaminasi zat kimia yang bisa memicu kelainan pada kondisi kesehatannya. 

Tristen Markey, peneliti senior dari Environmental Working Group (EWG), mengungkap 4 bahan kosmetik yang harus dihindari oleh wanita hamil.

- Phthalate

Phthalate adalah senyawa kimia yang digunakan untuk proses pembuatan plastik. Phthalate sering digunakan untuk membuat aroma pada kosmetik dan pelembab. Pada binatang, phthalate diketahui bisa merusak sistem reproduksi. Meskipun pada manusia belum diketahui sebesar apa dampaknya pada sistem reproduksi, sebaiknya hindari kosmetik yang menggunakan phthalate saat sedang hamil.

Hindari Kosmetik Yang Berbahaya Ini Bagi Wanita Hamil

- Retinoid

Retinoids adalah Vitamin A derivatif yang banyak digunakan sebagai obat jerawat dan anti penuaan. Untuk wanita hamil sebaiknya hindari mengonsumsi Accutane yaitu retinoid yang juga biasa disebut isotretinoin. Obat tersebut biasanya dikonsumsi orang yang memiliki jerawat parah. Obat ini diketahui bisa menimbulkan kecacatan pada janin.

- Salicylic Acid

Seperti retinoid, salicylic acid (SA), dalam dosis tinggi juga berisiko menimbulkan cacat pada janin. Jika memang kosmetik Anda mengandung SA, pastikan dosisnya rendah dan berada dalam batas aman. Biasanya SA banyak terdapat pada pembersih wajah dan krim pelembab. 

- Sunblock

Krim sunblock yang dijual dipasaran diketahui banyak mengandung zat kimia berbahaya seperti methlyparaben yang bisa menyerap ke dalam kulit. Hal itu bisa membahayakan kondisi janin. Sebenarnya, ada dua jenis krim pelindung kulit dari matahari, yaitu chemical protection dan physical protection. Pilihlan krim physical protection yang biasanya mengandung zinc oksida atau titanium oksida.

READ MORE - Hindari Kosmetik Yang Berbahaya Ini Bagi Wanita Hamil

Menguak Misteri Hubungan Ibu hamil, Bayi Asma dan Kacang

Jika Anda kini tengah menantikan kelahiran si buah hati, sebaiknya mempertimbangkan saran untuk membatasi produk kacang. Menyusul studi terbaru mengungkap, wanita hamil yang mengonsumsi kacang secara berlebihan bisa meningkatkan risiko asma pada bayinya. 

Penelitian itu mempelajari mengenai pola makan sekitar 4.000 wanita hamil dan kesehatan anak yang dilahirkannya hingga berusia delapan tahun. 

Anak-anak yang didiagnosa dengan asma atau gejala menyerupai asma seperti napas yang pendek dan berbunyi, secara signifikan dilahirkan dari ibu yang banyak mengonsumsi produk kacang-kacangan seperti selai kacang setiap hari selama kehamilan, jika dibandingkan ibu yang jarang memakannya.

Menurut Saskia Willers yang memimpin penelitian yag dilakukan di University of Utrecht, Belanda, bayi cenderung terjangkit asma jika mereka dihadapkan dengan objek penyebab alergi dari kacang selama dalam kandungan.

Menguak Misteri Hubungan Ibu hamil, Bayi Asma dan Kacang

Inggris sebagai salah satu negara yang paling banyak penderita asma di seluruh dunia. Tercatat sekitar 1,1 juta anak-anak harus mendapatkan perawatan dari kondisi tersebut. Terutama ketika udara terhambat masuk ke dalam paru-paru, maka bernafas akan semakin sulit.

Sekitar 20 tahun terakhir, angka penderita asma di negara-negara berkembang telah bertambah dua kali lipat. Alasannya belum dapat dijelaskan, tapi para ahli percaya bahwa semakin banyaknya penggunaan antibiotik, perubahan lingkungan perumahan dan polusi merupakan faktor yang menentukan.

Dalam studi tersebut, tim peneliti bertanya kepada 4.146 ibu hamil mengenai pola makan mereka termasuk konsumsi buah-buahan, sayur mayur, ikan, telur, susu dan produk kacang-kacangan pada bulan-bulan terakhi kehamilan. Kemudian, mereka melanjutkan dengan meneliti kesehatan dari anak-anak yang dilahirkan.

Hingga penelitian berakhir, tim berhasil mengumpulkan catatan pola makan dan kesehatan dari 2.832 anak dan ibunya. Dari seluruh kelompok makanan yang dipelajari, hanya ibu-ibu yang mengonsumi kacang yang diasosiasikan memiliki anak yang terjangkit asma. Studi ini kemudian di laporkan pada American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine.

Pada usia delapan tahun, anak yang ibunya mengonsumsi kacang dan produk turunnya seperti selai kacang per hari selama kehamilan tercatat 47% lebih berisiko asma. Dari jumlah tersebut 42% mengalami napas yang berbunyi, sisanya mengalami napas yang pendek.

"Penelitian kami menemukan bahwa konsumsi produk kacang-kacangan seperti selai kacang selama kehamilan dapat meningkatkan risiko gejala asma pada anak-anak usia 1-8 tahun, jika dibandingkan ibu hamil yang tidak mengonsumsinya," ujar Willers.

Dia menambahkan, bisa jadi penyebab alergi yang terkandung dalam kacang ditransfer pada bayi dalam kandungan, sehingga meningkatkan risiko sensitivitas sehingga bisa memperbesar kemungkinan untuk berkembang menjadi asma selama pertumbuhan anak.

Willers mengakui, saat ini belum tepat menyarankan para ibu hamil menghindari kacang dan produknya secara keseluruhan. 

"Mereka seharusnya tetap menerapkan pola makan sehat selama kehamilan karena dapat memberikan keuntungan pada janin. Tidak hanya mencegah alergi atau asma, namun juga risiko penyakit lain. Terlalu banyak mengonsumsi satu jenis makanan sangat tidak disarankan, mereka seharusnya mengubah kebiasaan tersebut," jelasnya.

READ MORE - Menguak Misteri Hubungan Ibu hamil, Bayi Asma dan Kacang

Awas... !!! Turunnya Kesuburan di Usia 30 an

Kesuburan akan menurun seiring dengan pertambahan usia, khususnya setelah usia 30. Karena itu, Perempuan sebaiknya melakukan tes kesuburan di usia 30 untuk meningkatkan kemungkinan menjadi ibu. Hal ini dinyatakan oleh dokter di bidang in vitro fertilization (IVF) profesor Bill Ledger dari Sheffield University. Menurut Ledger, banyak perempuan yang tidak menyadari kalau kesuburan menurun dengan cepat seiring usia.

Menurut Ledger, kesempatan mengalami pembuahan di usia 20-24 sebesar 86%, usia 25-29 turun menjadi 78%, usia 30-34 sebesar 63%, turun lagi menjadi 52% pada rentang usia 35-39 tahun, 36% pada mereka dengan rentang usia 40-44 dan menurun tajam hanya sebesar 5% pada mereka yang telah berusia 45-49 tahun.

Dengan melakukan tes sederhana yang bisa menunjukkan betapa cepatnya jam biologis mereka berputar, terang dia, para perempuan diharapkan bisa merencanakan keluarga sebelum terlambat. Tes darah diikuiti dengan ultrasound scan jika diperlukan, lanjut dia, bisa membantu mengatasi semua masalah sebelum mereka mengalami penurunan kesempatan yang signifikan mengalami pembuahan.

Kesuburan di Usia 30 an

Tes ini biasanya menggunakan kadar hormon untuk mengukur persediaan ovarium, yaitu jumlah telur sehat yang tersedia. Dengan informasi ini, menurut dia, diharapkan para perempuan bisa membuat rencana yang lebih bijak mengenai waktu pembuahan.

Tunda kehamilan

Perempuan, menurut anggota fertility watchdog, the Human Fertilisation and Embryology Authority ini, seringkali tidak menyadari pentingnya usia saat berkaitan dengan kesuburan."Mereka mengira kalau hal tersebut tidak akan terjadi pada mereka karena mereka rajin berolahraga, tidak minum dan merokok. Mereka merasa fit dan muda. Hal ini benar adanya, kecuali untuk indung telur," tutur Ledger, seperti dikutip situs dailymail.

Menurut Ledger, semakin banyak perempuan yang menunda kehamilan. Tapi, hanya sedikit yang menyadari kalau kesuburan menurun hingga setengahnya pada usia 35 dan bahkan menurun tajam setelahnya. karena itu, terang dia, data mengenai kesempatan mereka mengalami pembuahan tentunya bisa membantu mereka menghindari penyesalan di masa depan."Banyak orang bersedih karena tidak mendapatkan anak yang sangat mereka impikan."

Seringkali perempuan yang menunda kehamilan hingga usia 39, terang dia, telah mempunyai karir yang sukses. Perempuan ini telah melewati semua tes di sekolah dengan baik, melanjutkan kuliah, mendapatkan pekerjaan yang baik, menjajaki karir ke level yang tinggi tetapi tiba-tiba tidak bisa mendapatkan sesuatu yang bisa didapatkan oleh orang lain.

READ MORE - Awas... !!! Turunnya Kesuburan di Usia 30 an

Beginilah Cara Alami Usir Morning Sickness

Sebagian besar perempuan hamil mengalami morning sickness, gejala mual muntah selama kehamilan. Diperkirakan sekitar 50-80 persen perempuan hamil mengalami mual, kadang-kadang muntah selama kehamilan. Meskipun mual umumnya lebih terasa di pagi hari, banyak juga perempuan yang mengalaminya sepanjang hari.

Untuk membantu Anda mengatasi gangguan ini, berikut beberapa cara sederhana yang bisa menjadi pilihan Anda:

Jahe yang punya nama ilmiah Zingiber officinale roscoe merupakan tanaman tropis yang dapat tumbuh dengan mudah di Indonesia.

Jahe yang punya nama ilmiah Zingiber officinale roscoe merupakan tanaman tropis yang dapat tumbuh dengan mudah di Indonesia. (SuaraMedia News) 

Diet 

Pola diet berikut dinyatakan membantu meredakan morning sickness:

  • Makan lebih sering dengan porsi yang lebih kecil, sehingga Anda tidak pernah merasa terlalu lapar atau terlalu kenyang
  • Hindari makanan berlemak atau makanan yang digoreng
  • Pastikan menempatkan crackers, roti, sereal atau makanan tawar lainnya tidak jauh dari jangkauan Anda. Cobalah makan beberapa crackers sebelum turun dari tempat tidur di pagi hari
  • Kenali semua makanan pemicu mual dan muntah Anda dan berusahalah untuk mengindarinya
  • Pastikan memperbanyak asupan air, khususnya saat Anda telah muntah. Cobalah minum di selang waktu makan, bukan pada saat makan. Cara ini dilaporkan efektif pada beberapa perempuan.
Akupunktur

Cara ini dinyatakan efektif oleh sebuah studi yang mempelajari 88 perempuan hamil dengan hyperemesis (bentuk morning sickness akut). Dalam studi ini, para partisipan diberikan obat anti mual bernama metoclopramide atau menjalani 4 kali dalam 2 minggu, ditambah akupresur. Kedua cara ini dinyatakan efektif mengurangi keparahan mual dan muntah. Menurut studi, akupunktur lebih efektif dibandingkan obat dalam meningkatkan fungsi psikososial.

Gelang tangan akupresur 

Gelang tangan akupresur bekerja dengan menstimulasi titik akupunktur yang dikenal dengan pericardium 6 (yang dalam sisitem pengobatan tradisional China diyakini meredakan mual).

Jahe 

Jahe umum digunakan untuk mengatasi morning sickness. Empat percobaan klinis mendukung penggunaan jahe. Dalam studi, para partisipan dianjurkan mengonsumsi total 1 gram jahe per hari, dengan dosis dibagi 2, selama 3 minggu. Jumlah ini setara dengan setengah sendok teh jahe dikonsumsi 4 kali sehari. Jahe bisa dikonsumsi dalam bentuk teh dengan cara menyeduh jahe dalam air panas selama 5 menit.

Minyak peppermint 

Aroma minyak peppermint bisa membantu meredakan perut mual. Isilah satu mangkuk besar dengan air panas. Masukkan 2 tetes minyak peppermint dan letakkan di atas meja di dekat tempat tidur Anda. Pastikan area tersebut aman sehingga tidak ada risiko air akan tumpah.

READ MORE - Beginilah Cara Alami Usir Morning Sickness

Kiat Jitu Membentuk Kecerdasan Anak Sejak Hamil

Ibu sangat besar perannya dalam membentuk kecerdasan anak, sejak masih dalam kandungan sampai lahir. Ibu harus mengerti betul soal gizi buat dirinya maupun bayi yang telah lahir. Supaya bayi selain sehat juga bertumbuh tingkat kecerdasannya.

Otak terletak di dalam tengkorak yang berhubungan langsung dengan sumsum tulang belakang, serta membentuk suatu sistem saraf pusat. Dibandingkan dengan seluruh berat badan, berat otak hanya mencapai 2 – 3 persen.

Tetapi peranan otak sangat besar dalam kehidupan sehari hari. Meskipun beratnya sangat kecil, tetapi kebutuhannya akan oksigen dan glukosa, paling banyak dibandingkan dengan organ organ lainnya.

Pada orang dewasa, diperlukan 600 mililiter oksigen (25 persen dari total konsumsi oksigen oleh tubuh) dan 100 mililiter glukosa per menit. Kebutuhan sebanyak itu harus dibawa oleh satu liter darah (20 persen dari seluruh darah yang dikeluar¬kan jantung setiap menit) yang mengalir ke otak.

Terhentinya aliran darah selama tiga menit saja dapat mengakibatkan kerusakan sel otak, sedangkan aliran darah yang berhenti selama lebih dari sembilan menit akan mengakibatkan kematian.

Susunan otak sangat rumit, tetapi secara sederhana dapat dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu otak besar (cerebrum) dan otak kecil (cerebellum). Otak besar merupakan 70 persen dari seluruh isi otak, serta bertanggungjawab terhadap tingkat kecerdasan dan kemampuan berpikir kita.

Dalam otak besar inilah, informasi yang diterima oleh organ penginderaan diolah, disimpulkan dan ditanggapi. Otak kecil bervolume kira kira 10 persen dari seluruh otak, berfungsi sebagai pengontrol koordinasi dan keseimbangan.

Kiat Jitu Membentuk  Kecerdasan Anak Sejak Hamil

Tingkat Kecerdasan

Kecerdasan adalah suatu kemampuan mental yang dibawa oleh individu sejak lahir, untuk menyesuaikan diri dalam lingkungan yang baru serta memecahkan permasalahan permasalahan secara cepat dan tepat.

Tingkat kecerdasan anak sangat ditentukan oleh keadaan otak dan dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti: sifat genetis, lingkungan (fasilitas, sosial ekonomi keluarga), motivasi dan status gizinya. Kepandaian seseorang dapat diukur dengan alat electro encephalogram (EEG), alat positron emission tomography (PET) dan tes IQ.

Alat EEG dapat menangkap dan mencatat gelombang arus yang dipancarkan oleh otak. Sedangkan alat PET, mencatat reaksi otak terhadap suatu permasalahan. Otak yang cerdas, hanya memerlukan sedikit reaksi untuk memecahkan masalah. Sedangkan yang kurang cerdas, tampak akan mengerahkan hampir semua bagian otaknya untuk menjawab permasalahan yang sama.

Tes IQ sejak lama telah dipakai. Tes ini sebagai salah satu cara untuk menduga tingkat kecerdasan seseorang. Orang orang yang terkenal, terbukti memiliki IQ yang tinggi.

Misalnya, Albert Einstein yang sangat ahli dalam bidang fisika, matematika dan juga pemain biola yang sangat piawai itu memiliki IQ 172 (72 persen lebih tinggi dari orang kebanyakan).

Demikian juga dengan Henri Poincare, seorang ahli matematika yang terkenal karena ketajaman intuisinya tercatat memiliki IQ di atas 200. Plato, Michael Angelo, Mozart dan tokoh tokoh lainnya, telah dicatat sejarah sebagai pemilik IQ yang tinggi serta ahli dalam bidangnya masing masing.

Menurut Tirtonegoro (1984), tingkat kecerdasan seseorang menyebar secara normal mulai dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi, yaitu: 1 persen cacat berat/idiot (IQ 0 25), 2 persen cacat agak berat/imbesil (IQ 25 50), 20 – 25 persen cacat ringan /debil (IQ 50 75) dan lamban belajar (IQ 75 85), 50 – 55 persen rata rata/normal (IQ 90 110), 20 – 25 persen superior (IQ 110 125), 2 persen sangat superior/gifted (IQ 125 140), dan 1 persen genius (IQ 140 200).

Perkembangan otak manusia dimulai sejak ia masih berupa janin di dalam kandungan. Oleh karena itu para ibu hamil dituntut untuk senantiasa menciptakan status gizi yang baik dan pera¬watan yang memadai, agar bayi yang kelak dilahirkan mengalami proses tumbuh kembang yang optimum.

Kekurangan Energi 

Keadaan gizi ibu ibu hamil sangat erat hubungannya dengan berat badan bayi yang akan dilahirkan. Ibu ibu hamil adalah salah satu kelompok masyarakat yang sangat rawan terhadap masalah masalah gizi, terutama masalah kekurangan energi dan protein (KEP). Bayi yang dilahirkan oleh para ibu dengan kondisi KEP, akan mempunyai berat badan lahir rendah (BBLR) yaitu kurang dari 2,5 kg.

Kondisi BBLR akan sangat berpengaruh terhadap perkem¬bangan kesehatan anak selanjutnya. Selain kekurangan gizi, bayi yang baru lahir tersebut juga akan mengalami kemunduran perkembangan otak. Hal ini akan berakibat terjadinya penurunan kemam¬puan belajar dan kemampuan akademik pada usia yang lebih lanjut. Selain itu, bayi BBLR mempunyai kemungkinan meninggal sebelum usia satu tahun, 17 kali lebih besar dibandingkan dengan anak yang dilahirkan dengan berat badan normal.

Ibu-ibu hamil yang cukup gizi akan mengalami pertambahan berat badan rata rata sebesar 12,5 kg selama 9 bulan kehamilannya dan akan melahirkan bayi dengan berat badan rata rata 3,3 kg. Untuk mencapai kondisi tersebut, ibu hamil harus cukup mengonsumsi bahan bahan makanan sumber energi, protein, vitamin dan mineral.

Rata rata tambahan energi yang diperlukan selama masa kehamilan, adalah 80.000 kilokalori. Jumlah tersebut terbagi atas 150 kilokalori per hari selama trimester (tiga bulan) pertama, 350 kilokalori per hari selama trimester kedua dan ketiga masa kehamilan.

Tambahan protein yang diperlukan untuk mencapai keadaan normal tersebut adalah 925 gram, yaitu rata rata 3,3 gram per hari selama masa kehamilannya. Tambahan protein yang diperlukan selama trimester pertama, kedua dan ketiga masing masing 1,2; 6,1 dan 10,7 gram per hari. Selain itu diperlukan juga tambahan vitamin dan mineral yang dapat diperoleh dari sayuran dan buah-buahan.

Kondisi KEP pada ibu ibu hamil, sudah barang tentu akan berpengaruh besar terhadap anatomi otak bayi yang kelak dilahirkan. Yaitu menyangkut berat otak, jumlah sel otak dan besar sel otak. Telah diketahui bahwa anatomi otak sangat berhubungan erat dengan tingkat kecerdasan anak di kemudian hari.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah konsumsi asam lemak tidak jenuh ganda rantai panjang (PUFA). Termasuk ke dalam kelompok PUFA adalah asam lemak Omega-3 dan asam lemak Omega-6.

Asam lemak Omega-3 yang umumnya terdapat pada lemak ikan laut, terdiri dari asam lemak linolenat, asam eikosapentanoat (eicosapentanoic acid = EPA) dan asam dokosaheksanoat (docosahexanoic acid = DHA), yang masing-masing terdiri dari 3,5 dan 6 buah ikatan rangkap. Asam lemak Omega-6 yang umumnya terdapat pada lemak biji-bijian, terdiri dari asam linolenat dan asam arakhidonat.

Asam lemak Omega-3, khususnya DHA, telah diketahui sangat besar peranannya dalam perkembangan otak. Sehingga keberadaannya sangat diperlukan pada masa pertumbuhan otak seseorang, yaitu sejak masa janin hingga usia 2 tahun setelah kelahiran.

Selain diperoleh dari ikan dan minyak ikan laut, saat ini beberapa industri pangan telah melakukan penambahan asam lemak DHA ke dalam susu untuk ibu hamil, maupun susu formula bayi.

READ MORE - Kiat Jitu Membentuk Kecerdasan Anak Sejak Hamil

Tanda - Tanda dan Gejala Anda Hamil Bayi Kembar

Meskipun tidak mengharapkan bayi kembar, Anda pasti tetap akan surprise jika mendadak dokter mengabarkan bahwa ada dua janin di dalam rahim Anda. Bayangan akan kelahiran anak yang sehat dan lucu-lucu, langsung dua orang, akan membuat para ibu begitu excited.

Jika Anda memang mengharapkan bayi kembar, karena ada keturunan kembar dalam keluarga Anda, tentu berita ini akan lebih membahagiakan. Anda bahkan tidak perlu mendapat konfirmasi dari dokter, bila Anda menemukan ciri-cirinya sebagai berikut:

Tanda Hamil Bayi Kembar

1. Intuisi wanita seringkali begitu kuat.

Anda hanya merasakan begitu saja bahwa Anda mungkin membawa dua janin dalam tubuh Anda. Beberapa ibu dari bayi kembar (dua atau lebih) mengatakan bahwa mereka tahu sejak awal bahwa mereka sedang menantikan kehadiran dua orang bayi.

2. Anda mengalami mual-muntah atau morning sickness yang lebih parah.

Jika memang sedang hamil bayi kembar, kadar hormon hCG (human Chorionic Gonadotropin) pada air kemih Anda mungkin juga meningkat. Hormon hCG diperlukan untuk menjaga kehamilan sampai plasenta berkembang. Hormon ini bisa dideteksi melalui darah atau melalui urine (saat Anda ingin mengetahui kehamilan lewat test pack) bahkan sebelum menstruasi Anda berhenti. Dalam kehamilan tunggal, biasanya konsentrasi hCG meningkat cepat selama minggu pertama, dan menjadi ganda setiap dua atau tiga hari. Nah, kadar hCG ini bisa meningkat bila terjadi kehamilan kembar, dan membuat Anda mengalami morning sicknessall day sickness) lebih parah. (atau

3. Gejala-gejala kehamilan normal lainnya kemungkinan juga lebih besar.Kebanyakan wanita (tidak semua) yang hamil bayi kembar memiliki gejala kehamilan yang lebih intens, disebabkan oleh hormon ekstra yang bersirkulasi melalui sistem mereka. Mungkin payudara Anda terasa lebih bengkak, lebih sering buang air kecil, lapar sepanjang waktu, dan cepat lelah. Dalam trimester kedua, Anda mungkin juga kesulitan menangkap nafas, kaki dan tangan membengkak (edema), penambahan berat badan dan pembesaran rahim yang tidak normal, serta gerakan janin yang kuat. Masalah anemia atau kekurangan zat besi (yang menurunkan hemoglobin) juga biasa terjadi pada kehamilan kembar.

4. Pertambahan berat badan meningkat cepat pada trimester pertama, dan ini bisa menjadi petunjuk pertama bahwa Anda membawa lebih dari satu janin.

Jika Anda menerapkan pola makan dengan baik, Anda tak perlu khawatir. Sebuah studi yang diterbitkan dalam American Journal of Obstetrics and Gynecology menekankan pentingnya penambahan berat badan di masa awal kehamilan kembar, karena penambahan di dua trimester pertama terbukti memiliki pengaruh yang lebih besar pada berat bayi lahir.

5. Ukuran Anda cukup besar untuk usia kehamilan.

Pada pemeriksaan pertama mungkin Anda akan diberitahu bahwa rahim Anda akan terus membesar. Jika periode menstruasi Anda yang terakhir mengindikasikan kehamilan 8 minggu, rahim Anda mungkin terasa seperti sudah 10-12 minggu. Hal ini tentu harus dibuktikan dengan pemeriksaan USG. Begitu kehamilan berlanjut, jika Anda memang mengandung dua janin, ukuran rahim akan membesar mengikuti usia kehamilan secara konsisten. Rahim yang menyimpan satu janin mungkin akan mencapai 38 x 40 cm tingginya, diukur dari tulang pubik. Sedangkan kehamilan kembar mungkin akan mencapai 48 cm.

6. Anda akan mendapat informasi bahwa kadar AFP (alpha fetoprotein) Anda meningkat.

Kadar AFP, protein yang dilepaskan oleh bayi ketika ia tumbuh dan ditemukan dalam darah ibu, dapat meningkat ketika ada lebih dari satu bayi. Normalnya tes darah secara sederhana akan diberikan 16-18 minggu sejak menstruasi Anda yang terakhir. Pemeriksaan alpha fetoprotein mendeteksi lebih dari separuh kehamilan kembar.

7. Dokter Anda dapat mendengarkan dua detak jantung.

Dua detak jantung yang terpisah dapat dibuktikan sampai usia kehamilan 12 minggu. Pada sekitar usia 28 minggu, sangat mungkin untuk membedakan dua kepala janin dan beberapa bagian kecil ketika melakukan pemeriksaan USG.

8. Hasil pemeriksaan USG Anda positif.

Jika Anda percaya bahwa Anda memang sedang hamil bayi kembar, USG dapat dilakukan sejak awal kehamilan. Dengan dokter yang ahli USG, dua embryo dan dua detak jantung janin yang kuat bahkan dapat dilihat 6 minggu sejak hari pertama menstruasi terakhir Anda. Banyak pula janin kembar yang sudah dapat didiagnosa sejak usia 5 minggu, ketika Anda baru terlambat mens satu minggu saja.

READ MORE - Tanda - Tanda dan Gejala Anda Hamil Bayi Kembar

Batuk, Flu, atau Diare ketika hamil dan Cara Mengatasinya

Bagaimana bila Anda mengalami batuk, flu, atau diare ketika sedang hamil? Adakah obat yang aman?. Sebenarnya, tanpa diobati pun, batuk, flu, dan diare bisa sembuh dengan sendirinya.

Mengatasi batuk.

Batuk sebenarnya merupakan reaksi alami tubuh untuk mengeluarkan dahak atau lendir yang membawa bibit penyakit. Ketahui dulu penyebabnya, apakah karena alergi atau akibat masuknya bibit penyakit. Bila karena alergi, cukup hindari faktor pencetusnya seperti suhu udara yang kelewat dingin atau kondisi lingkungan yang berdebu atau terpolusi. Sebaliknya, kalau akibat virus atau bakteri, boleh saja mengonsumsi obat. Pilihan paling aman adalah obat batuk hitam murni tanpa tambahan apa-apa.

Batuk, Flu, atau Diare ketika hamil dan Cara Mengatasinya

Akan lebih baik jika 1-3 hari sebelum minum obat, ibu hamil meningkatkan daya tahan tubuhnya terlebih dahulu dengan mengonsumsi suplemen vitamin C, menyantap makanan bergizi, cukup istirahat. Jika dirasa perlu, silakan saja mengonsumsi obat-obatan tradisional yang sudah terbukti tak berbahaya, seperti perasan jeruk nipis atau air rebusan asam jawa. Jika dalam waktu 1-3 hari tak kunjung sembuh, sebaiknya segera ke dokter. Terlebih pada kehamilan muda atau trimester I dan II.

Mengatasi flu.

Flu kerap menyerang saat kondisi yang bersangkutan lemah. Kondisi itulah yang dialami ibu hamil, terlebih jika sepanjang kehamilannya melalui musim pancaroba. Cara penanganan yang paling tepat adalah cukup istirahat, tingkatkan asupan gizi, serta perbanyak minum air putih. Sedangkan obat-obatan yang direkomendasikan adalah parasetamol (bila ada demam atau sakit kepala, yang gunanya untuk menurunkan panas dan mengurangi rasa sakit) dan vitamin C. Akan tetapi kalau sudah terjadi infeksi yang ditandai dengan demam, mau tidak mau harus minum antibiotik. Tentu saja hanya dokter yang berhak memilih dan meresepkan antibiotik yang aman untuk ibu hamil maupun janin yang dikandungnya.

Mengatasi diare.

Cukup dengan rajin minum oralit setiap kali setelah BAB agar tak terjadi kekurangan cairan (dehidrasi), dan konsumsi makanan bergizi dibarengi banyak minum. Dengan begitu, sekalipun bolak-balik BAB, tanpa diobati juga akan baik-baik saja. Tentang obat antidiare, sebenarnya boleh saja dikonsumsi, tapi harus yang murni mengandung carbo absorben atau bersifat menyerap racun, sehingga aman untuk dikonsumsi. Intinya, selama cairan yang diminum bersifat isotonis, komposisi sesuai dengan cairan tubuh, obat-obatan tradisional yang diyakini bisa menyembuhkan diare pun boleh saja diminum. Akan tetapi kalau ibu sudah kekurangan cairan dengan ciri-ciri kondisi fisik lemas, apalagi sampai terlihat pucat serta tidak mau makan dan minum apa-apa, tidak ada kata "tunggu", secepat mungkin bawa ke rumah sakit terdekat untuk diberi pengobatan yang tepat. Sumber: 130 Solusi Kehamilan dan Persalinan (Serial Buku Nakita)

READ MORE - Batuk, Flu, atau Diare ketika hamil dan Cara Mengatasinya

Inilah Rasanya Hamil Pada Bulan Pertama

Sejak bulan pertama kehamilan, Anda akan mengalami sedikit ketidaknyamanan. Ada kondisi-kondisi tertentu yang umumnya akan dirasakan oleh calon ibu.

Berikut adalah kondisi umum yang dirasakan kebanyakan calon ibu di bulan pertama yang dituliskan Arlene Eisenberg, Heidi Murkoff, dan Sandee Hathaway dalam buku Kehamilan: Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan. Di suatu saat Anda mungkin mengalami semua gejala di bawah ini, dan di saat lain hanya mengalami satu atau dua gejala berikut;

Ketahuilah tanda-tanda dan apa yang wajar dan yang harus diperhatikan

Bulan Pertama Kehamilan

Fisik:
  • Tidak terjadi menstruasi (walaupun bisa terjadi sedikit perdarahan pada saat biasanya Anda mengalami menstruasi atau ketika telur yang telah dibuahi tertananam di rahim).
  • Keletihan dan rasa kantuk.
  • Sering buang air kecil.
  • Mual, dengan atau tanpa muntah, dan/ keluarnya ludah yang berlebihan (ptyalism).
  • Perut terasa panas, gangguan pencernaan, gas dalam perut, dan kembung.
  • Enggan makan dan mengidam.
  • Perubahan pada payudara (perubahan lebih besar terjadi pada wanita yang mengalami perubahan payudara sebelum masa menstruasi): rasa penuh, berat, nyeri tekan, rasa gelitik, areola (daerah sekitar puting) menghitam, kelenjar keringat pada areola menonjol (tuberkel Montgomery) seperti bintil-bintil, jaringan alur-alur biru tampak di bawah kulit karena masukan darah ke payudara meningkat (walau alur-alur ini baru akan tampak belakangan).
Emosi:
  • Ketidakstabilan serupa dengan sindroma sebelum masa menstruasi, di antaranya; cepat tersinggung, suasana hati yang berubah-ubah, tidak rasional, cengeng.
  • Perasaan was-was, takut, gembira, elasi (rasa senang berlebihan yang ditandai dengan meningkatnya aktivitas fisik dan mental) – salah satu atau semua perasaan ini.

READ MORE - Inilah Rasanya Hamil Pada Bulan Pertama

Beginilah Cara Mengatasi Ngidam Yang Kelewatan

Ngidam Kelewatan ?. Keinginan yang aneh-aneh alias ngidam sering terjadi saat perempuan hamil. Pada batas-batas tertentu, ngidam normal terjadi. Tapi bila sudah kelewatan, harus segera diatasi.

"Waktu saya hamil anak pertama, saya cuma mau makan junk food saja, nggak mau makan yang lain. Makanya waktu lahir, anak saya gemuknya minta ampun. Tapi sekarang pada kehamilan kedua, justru saya enek banget kalau makan junk food, jangankan makan, ngeliatnya saja sudah mau muntah," cerita Ika Purnama, 27.

Lain halnya dengan seorang ibu muda, Nisa Khaerullah, 23, yang mengandung anak pertama. Keinginan aneh-aneh pun sering dialaminya. Setiap hari dia meminta suaminya membelikan cokelat saat pulang kerja. Namun, cokelat itu tidak langsung dimakan, tetapi hanya disimpan. Tak hanya itu, Nisa malah pernah meminta suaminya untuk mencarikan baju yang persis seperti baju yang pernah dia lihat dipakai seseorang.

Beginilah Cara Mengatasi Ngidam Yang Kelewatan

"Waktu itu saya lihat orang lain pakai baju bergambar rajawali, entah kenapa yang ada di pikiran saya, saya harus punya baju itu, dan saya memaksa suami saya untuk mencari. Alhamdulillah, akhirnya suami dapat juga, saya senang banget, dan untungnya juga suami ngertiin saya banget," ujar Nisa seraya kembali mengatakan bahwa bajunya pun lagi-lagi tidak digunakan, tetapi hanya disimpan.

Dua cerita ibu hamil tadi merupakan sedikit cerita unik saat alami kehamilan, terutama di kehamilan anak pertama. Ngidam, begitulah sebutan terhadap keinginan aneh-aneh yang dialami perempuan yang tengah mengandung. Dikatakan ahli obstetri dan ginekologi dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara dr Boy Abidin Pot, bahwa saat wanita sedang hamil dan mengalami ngidam, itu adalah hal yang normal. Ngidam pun tidak hanya melulu soal makanan.

"Terjadi perubahan secara menyeluruh dan bertahap pada tubuh ibu hamil, di mana pengaruh perubahan hormonal yang paling dominan dan salah satunya menyebabkan ngidam," papar dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bandung ini.

Beberapa perubahan juga bisa terjadi pada saluran pencernaan dimulai dari mulut, lambung, usus, sampai anus. Dan, perubahan yang terjadi berbeda pada tiap ibu hamil dan tiap kehamilan.

"Perubahan yang dipengaruhi hormon tersebut bisa berupa mual-mual dan muntah, terutama pada pagi hari, atau menjadi cepat lelah dan mudah mengantuk, bisa saja dialami istri dengan tiba-tiba," ucap dokter yang pernah mengikuti kursus Gynecological Oncology Coorporation Indonesia-Belanda pada 2000.

Misalnya saja mungkin tiba-tiba meminta atau menginginkan sesuatu yang "aneh". Misal minta rambutan tengah malam dan bukan musimnya, atau mengelus-elus kepala seorang bapak yang tidak dikenal.

"Oleh sebab itu, penting sekali adanya keterlibatan para pria, sejak awal masa kehamilan, yang sudah pasti akan mempermudah dan meringankan pasangan dalam menjalani dan mengatasi berbagai perubahan yang terjadi pada tubuhnya akibat hadirnya janin di dalam perut sang istri," ujarnya.

Hal yang sama diungkapkan ahli obstetri dan ginekologi dari Jakarta Medical Centre, dr Dovy Djanas. Menurutnya, dalam masa-masa kehamilan, ngidam pun ada yang bersifat ke masalah psikologis seseorang. Misal wanita hamil yang saat sebelum mengalami kehamilan ini kurang perhatian. Oleh karena itu, tidak jarang jika saat hamil, dia minta macam-macam sampai pada meminta perhatian suami.

"Ngidam seperti inilah yang juga banyak terjadi pada wanita hamil, yaitu ngidam yang memengaruhi psikologisnya, dan itu bersifat individual. Berbeda dengan ngidam yang disebabkan karena pengaruh hormonal," papar dokter lulusan Universitas Andalas ini.

Ngidam menjadi salah satu proses alamiah dan merupakan proses yang normal. Namun, dikatakan tidak normal apabila mengalami ngidam yang terlewat parah.

Dokter yang juga menjadi konsultan di RSCM ini mengatakan, ngidam tidak bisa dikatakan normal apabila terjadi berlebihan, misal muntah-muntah sampai tidak bisa makan sehingga hanya bisa makan lewat infus. Dan jika sudah mengalami hal seperti itu, tidak hanya harus mendapat perhatian dari si ibu hamil, tetapi juga orang-orang terdekatnya.

"Dukungan serta peranan suami yang tepat, baik dan benar sangat membantu istri yang sedang hamil untuk menghadapi masa-masa, kehamilan terutama masa ngidam seperti ini," ujar Dovy dalam acara talkshow "Protection During Pregnancy" yang diadakan Nutricia, di Indonesia Maternity & Baby Expo JHCC beberapa waktu yang lalu.

Saat memasuki masa kehamilan, saat itu pulalah sang suami dan orang terdekat si wanita hamil harus mempersiapkan diri, termasuk mempersiapkan diri untuk turut mengatasi masa-masa ngidam sang istri. (sindo//ftr)

READ MORE - Beginilah Cara Mengatasi Ngidam Yang Kelewatan

Apa benar ibu hamil tidak boleh minum air dingin?

Bolehkan Ibu Hamil Minum Air Dingin?. Ada mitos orang hamil tidak boleh minum air dingin karena bisa bikin anak yang dikandungnya besar. Apa benar ibu hamil tidak boleh minum air dingin? Berikut penjelasannya.

Saat hamil terkadang perempuan ingin minum air dingin, apalagi jika cuaca sedang terik. Tapi banyak juga yang takut minum air dingin karena khawatir bakal sulit saat melahirkan nanti. Padahal tidak demikian. Bayi yang besar saat dilahirkan bukan karena kebanyakan minum air dingin tapi lebih pada si ibu yang mempunyai turunan penyakit kencing manis (diabetes).


Ibu hamil boleh saja mengonsumsi air dingin, tapi porsinya jangan terlalu banyak karena untuk ibu hamil lebih baik mengonsumsi air putih biasa dengan jumlah yang cukup agar tidak terjadi dehidrasi. Saat manusia mengonsumsi air dingin, maka tubuh harus membakar kalori atau lemak untuk meningkatkan temperatur dari minuman dingin tersebut.


Apa benar ibu hamil tidak boleh minum air dingin?
(Foto: womanspassion)

Jadi kalau ibu hamil sering minum air dingin tubuhnya akan bekerja keras dan mengurangi kalori ditubuhnya karena air dingin yang masuk ke dalam tubuh harus disesuaikan dengan suhu tubuh itu sendiri. Tapi bukan berarti air dingin akan membuat si bayi besar. Karena air dingin yang dikonsumsi ibu hamil tetap akan dikeluarkan kembali melalui urine.

Satu hal yang pasti jangan mengonsumsi air dingin setelah makan, karena bisa memperlambat pencernaan dan menyerap makanan padat lebih lama. Untuk itu, sebaiknya ibu hamil minum air hangat saja setelah makan.

Seperti dikutip dari Childbirth, Jumat (13/11/2009) bayi yang lahir dari ibu yang menderita diabetes sangat berisiko lahir dengan tubuh yang besar sehingga menyulitkan ibu dalam melahirkannya. Ini terjadi karena saat kadar gula dalam darah ibu bertambah, maka secara otomatis bayi pun akan mendapatkan tambahan kadar gula. Kelebihan gula ini akan membuat bayi lahir dengan bobot yang besar.

Karena bayi mendapatkan asupan gula tambahan, maka secara otomatis pankreas bayi juga akan membuat insulin tambahan. Sehingga saat lahir nanti sulit bagi bayi untuk menghentikan insulin yang berlebihan tersebut.

Penting bagi ibu hamil untuk selalu mengontrol kadar gula darahnya selama hamil dan setelah bayi dilahirkan juga harus dipastikan kadar gula darah bayi stabil tidak terlalu rendah atau tinggi.

Jika memang memiliki riwayat atau turunan penyakit diabetes, maka sebaiknya mengatur pola makan agar tidak meningkatkan kadar gula dalam darah dan menghindari bayi lahir dengan bobot tubuh yang besar.

Bagi ibu hamil tidak ada masalah untuk mengonsumsi air dingin, asalkan tidak terlalu berlebihan dan jangan minum air dingin setelah makan. [ detik.com ]

READ MORE - Apa benar ibu hamil tidak boleh minum air dingin?

Inilah Faktor - Faktor Penentu Jenis Kelamin Bayi

Jenis kelamin janin yang sedang dikandung calon ibu memang urusan Sang Pencipta yang menentukan. Akan tetapi, tidak sedikit pasangan yang ingin memiliki keturunan dengan jenis kelamin tertentu dan kemudian mengikuti petunjuk-petunjuk tidak ilmiah yang dipikir secara nalar pun mustahil. Selain itu, banyak pula pasangan yang kemudian memutuskan untuk menambah anak hingga mendapatkan anak berjenis kelamin yang diinginkan.

Berdasarkan sejumlah studi ilmiah, peluang pasangan suami-isteri memiliki bayi laki-laki atau perempuan tergantung pada beberapa faktor berikut ini:

Diet

Menurut sebuah survei internet, perempuan yang mengidam makanan pedas memiliki peluang lebih besar untuk memiliki bayi berjenis kelamin laki-laki. Sementara perempuan hamil yang menyukai cokelat, memiliki peluang untuk memiliki anak perempuan.

Sebuah studi yang dilakukan University of Exeter dan Universitas Oxford menemukan bahwa ibu hamil yang menyukai makanan berenergi tinggi kemungkinan besar melahirkan anak laki-laki, karena pengaruh meningkatnya asupan protein, lemak, asam folat, vitamin C dan sereal.

Berat badan

Para ilmuwan mengungkapkan, perempuan yang mengalami kenaikan berat badan selama kehamilan memiliki peluang lebih besar untuk memiliki anak laki-laki selama kehamilan kedua mereka. Menurut studi yang dilakukan Harvard School of Public Health dan Karolinska Institutet yang melibatkan lebih dari 220.000 perempuan, kenaikan berat badan antara kehamilan pertama dan kedua tampaknya membantu mereka mendapatkan bayi berjenis kelamin laki-laki.

Namun, para ilmuwan memperingatkan bahwa perempuan seharusnya tidak mencoba untuk menambah berat badan saat pembuahan atau selama kehamilan hanya untuk memiliki bayi laki-laki. Sebab, berat badan berlebih justru dapat menjadi penghalang kesuksesan pembuahan serta berisiko terhadap kesehatan ibu dan janin.

Optimisme

Para ilmuwan menemukan kaitan antara kepribadian sang ibu dengan kemungkinan memiliki anak laki-laki atau perempuan. Dr Johns dari Universitas Kent mengungkapkan, perempuan yang bersikap optimistis mempunyai kesempatan lebih baik untuk mendapatkan anak laki-laki.

Dia bertanya kepada calon ibu mengenai berapa lama harapan mereka hidup, dan perempuan yang memiliki kerangka berpikir optimistis cenderung memiliki anak laki-laki. Diperkirakan, hal itu terjadi berdasarkan fakta bahwa suasana psikologis turut memengaruhi level hormon seks selama pembuahan.

Studi lain menunjukkan, perempuan enerjik dan dominan mempunyai peluang lebih baik untuk memiliki anak laki-laki daripada perempuan. Sepertinya perempuan dengan kadar testosteron tinggi menyediakan lingkungan yang lebih menguntungkan bagi sperma kromosom Y yang memproduksi kelamin laki-laki. Selain itu, perempuan yang menderita stres juga memiliki level testosteron tinggi sehingga dapat meningkatkan peluang memeroleh bayi laki-laki.

Kesuburan

Jika butuh waktu cukup lama bagi Anda untuk hamil, maka ada kemungkinan bayi yang dikandung berjenis kelamin laki-laki. Menurut penelitian di Belanda, perempuan yang membutuhkan waktu lebih dari satu tahun untuk hamil memiki peluang lebih besar (58%) untuk memiliki bayi laki-laki.

Seperti diketahui, perempuan yang memiliki lendir lebih kental mengalami sedikit kesulitan untuk hamil sebab pergerakan berenang sperma terhalang. Tapi ketika perempuan itu akhirnya hamil, kemungkinan besar disebabkan karena sperma kromosom Y berhasil lewat sebab gerakannya lebih cepat dibandingkan sperma kromosam X (yang memproduksi jenis kelamin perempuan). [ mediaindoneia.com ]

READ MORE - Inilah Faktor - Faktor Penentu Jenis Kelamin Bayi

Sekarang Anda Mau Bayi Laki-Laki?

Apa yang dikonsumsi para calon ibu pada masa awal kehamilannya ternyata memengaruhi jenis kelamin serta kualitas kesehatan dari bayi yang akan mereka lahirkan.

Suatu riset terbaru menyimpulkan, wanita yang rutin sarapan pagi dan mengonsumsi diet tinggi lemak pada masa konsepsi (pembuahan) cenderung akan melahirkan bayi laki-laki. Sedangkan para wanita yang menerapkan diet rendah lemak cenderung melahirkan bayi perempuan.

Temuan ini sepertinya membenarkan apa yang diyakini para wanita jaman dulu dengan anjuran "makanlah daging kalau ingin punya anak laki-laki".

"Diet tinggi kalori secara umum cenderung berpihak pada kelahiran anak laki-laki ketimbang perempuan, sedangkan diet rendah kalori justru sebaliknya. Pada riset manusia dan tikus, pembatasan makanan dan diet suboptimal selama konsepsi dan awal kehamilan juga menghasilkan banyak anak perempuan. Kemungkinan besar ini dikarenakan kekalahan seleksi dari fetus laki-laki, sebagai jenis kelamin paling rentan dalam rahim," ungkap Dr Cheryl Rosenfeld, peneliti dari University of Missouri.

Untuk sampai pada kesimpulannya, peneliti melakukan analisa gen pada plasenta tikus hamil di laboratorium. Tikus-tikus diberikan jenis diet berbeda yakni diet tinggi lemak atau karbohidrat, dan diet rendah kalori. Setiap kelompok ini menunjukkan efek dan ciri yang khusus dibanding kelompok lain yang diberi makanan yang bersumber dari kacang kedelai.

Selain terhadap perubahan kelamin, fetus perempuan pun cenderung lebih sensitif pada jenis diet ibunya, dan terdapat gen-gen yang cenderung lebih mudah terpengaruh atau terganggu. Setelah 12 hari – atau hanya setengah dari masa kehamilan tikus – peneliti menemukan perbedaan pada hampir 2.000 gen termasuk yang mempengaruhi pembentukan fungsi ginjal dan indra penciuman.

Peneliti menyimpulkan, ekspresi gen pada plasenta tikus bersifat adaptif dan dibentuk oleh pola diet selama hamil, dengan efek terbesar dialami oleh plasenta dari janin perempuan.

Riset yang dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences ini merupakan studi lanjutan dua tahun lalu yang menemukan bahwa diet para ibu selama masa konsepsi dapat mempengaruhi jenis kelamin bayi yang akan dilahirkan.

Diet tinggi kalori dan sarapan rutin pada studi ini diduga dapat meningkatkan peluang anak laki-laki, sedangkan para ibu dengan asupan energi yang yang lebih rendah cenderung akan melairkan bayi perempuan. Hasi riset juga menunjukkan, asupan kalori yang tinggi pada masa konsepsi dapat meningkatkan peluang mendapatkan bayi laki-laki dari 10 hingga 11 dari setiap 20 kelahiran.

Anak laki-laki dan anak perempuan juga memiliki risiko penyakit yang berbeda pada saat mereka tumbuh dewasa, Dan tampaknya ini juga berhubungan dengan diet yang dijalani ibu mereka atau pun kondisi tubuh pada saat hamil.

Misalnya, anak laki-laki dari ibu yang gemuk cenderung rentan mengalami obesitas dan mudah terserang penyakit diabetes ketimbang anak perempuan ketika mereka dewasa, meskipun tidak ada perbedaan berat badan saat mereka dilahirkan.

"Alasan mengapa diet tinggi lemak rendah karbohidrat berpihak pada kelahiran anak laki-laki, dan diet rendah lemak tinggi karbohidrat menghasilkan lebih banyak anak perempuan terus mengalihkan pemahaman kami. Pengaruhnya adalah lebih banyak perempuan cenderung makan belebih untuk punya anak laki-laki. Perempuan punya anak laki-laki juga cenderung mengonsumsi nutrisi yang lebih banyak dan beragam seperti potassium, kalsium dan vitamin C, E dan B12. Mereka juga cednerung sarapan dengan sereal." ( kompas.com )

READ MORE - Sekarang Anda Mau Bayi Laki-Laki?

Beginilah Cara Yang Benar Untuk Mendapatkan Bayi Laki atau Perempuan

Cara Mendapatkan Bayi Laki atau Perempuan. Apakah mungkin menentukan jenis kelamin janin sesuai keinginan? Sejumlah ahli berpendapat kita bisa mencoba mendapatkan bayi berjenis kelamin laki-laki atau perempuan melalui sejumlah metode khusus.

Jenis kelamin bayi ditentukan oleh kromosom sperma manusia. Telur memiliki kromosom X, sedangkan sperma mengandung kromosom Y atau X. Jika telur dibuahi oleh sperma dengan kromosom Y maka pasangan suami isteri akan memiliki bayi laki-laki. Sedangkan jika telur dibuahi oleh sperma dengan kromosom X maka pasangan tersebut akan memiliki bayi perempuan. Peluangnya 50:50.

Banyak ilmuwan menyarankan berbagai teori tentang cara memprediksi jenis kelamin bayi. Salah satu teori yang paling populer mengenai pilihan gender adalah metode Shettles. Menurut metode yang dikembangkan Dr Landrum B. Shettles, sperma yang mengandung kromosom Y lebih cepat dan lebih lemah jika dibandingkan dengan sperma yang mengandung kromosom X.

Ingin Bayi laki-laki

Ilmuwan menyarankan beberapa cara untuk menciptakan lingkungan yang menguntungkan untuk mendapatkan bayi laki-laki, yakni:

  • Lakukan hubungan mendekati masa ovulasi. Hitung hari ovulasi dengan menggunakan metode mencatat, mengambil suhu tubuh basal, atau menggunakan tes kesuburan. Anda juga dapat mengandalkan tanda-tanda lain seperti perubahan lendir ovulasi. Lakukan hubungan pada masa ketika konsistensi lendir menjadi lebih tebal. Waktu terbaik untuk berhubungan adalah tepat pada hari ovulasi dan tidak lebih dari 12 jam sebelum ovulasi. Berhubungan pada hari ovulasi diperkirakan membantu menciptakan lingkungan basa bagi sperma yang memproduksi bayi laki-laki.
  • Pasangan dianjurkan tidak melakukan hubungan sekitar empat hari sebelum ovulasi, atau gunakan metode pengendalian kelahiran pada masa itu.
  • Posisi yang disarankan adalah yang memungkinkan suami melakukan penetrasi dalam dari belakang. Posisi tersebut membantu mengurangi lingkungan asam dan memberikan kesempatan lebih baik bagi sperma berkromosom Y untuk mencapai telur lebih dulu.
  • Pengalaman org**me selama berhubungan merupakan cara terbaik untuk meningkatkan peluang mendapatkan bayi laki-laki, karena membuat sperma dengan kromoson Y mencapai telur lebih cepat.
  • Hindari mandi dengan air hangat atau mengenakan pakaian ketat karena memperkecil kemungkinan bertahan sperma dengan kromosom Y yang lebih lemah.

Ingin Bayi perempuan

Untuk mendapatkan bayi perempuan, Anda dianjurkan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  • Lakukan hubungan sebelum masa ovulasi. Peluang terbaik untuk mendapatkan bayi perempuan adalah dengan melakukan hubungan dua hingga empat hari sebelum ovulasi.
  • Hari-hari sebelum ovulasi lebih baik untuk mendapatkan bayi perempuan karena menciptakan lingkungan lebih asam yang baik untuk sperma dengan kromosom X.
  • Lakukan hubungan secara rutin sejak akhir masa menstruasi hingga empat sampai lima hari sebelum ovulasi.
  • Posisi yang diklaim terbaik adalah posisi misionaris, karena letak sperma lebih dekat dengan pembukaan vagina yang memiliki lingkungan lebih asam.
  • Perempuan dianjurkan menghindari orgasme untuk menciptakan lingkungan yang mendukung untuk bayi perempuan. (OL-08)
Selamat mencoba dan semoga berhasil

READ MORE - Beginilah Cara Yang Benar Untuk Mendapatkan Bayi Laki atau Perempuan

Tips Sederhana Untuk Pasangan Yang Ingin Segera Punya Anak

Umumnya setiap pasangan yang menikah ingin segera memiliki momongan. Sayangnya kehadiran si buah hati tak selalu dapat direncanakan sesuai harapan, karena itu diperlukan beberapa usaha ekstra untuk 'memancing' hadirnya si buah hati. Beberapa tips itu akan kami hadirkan dalam artikel berikut ini..

1. Waktu terbaik untuk konsepsi

Penting untuk mengetahui kapan saat terbaik untuk terjadinya pembuahan pada seorang wanita. Waktu terbaik untuk konsepsi atau pembuahan adalah saat masa subur atau ovulasi dari seorang wanita. Yang perlu diperhatikan bahwa telur yang matang hanya hidup 24 jam sedangkan sperma hidup 48-72 jam dalam tubuh wanita. Oleh karenanya, melakukan hubungan seks sebelum saat ovulasi lebih baik untuk meningkatkan kehamilan daripada sehari atau dua hari sesudahnya.

2. Frekuensi hubungan seksual

Frekuensi atau seberapa sering untuk melakukan hubungan seksual, ini semua tergantung dari setiap pasangan. Tidak ada angka khusus yang dapat memastikan berapa kali seseorang harus melakukan seks untuk dapat hamil. Ada wanita yang hamil hanya dengan satu kali saja tapi yang lain memerlukan waktu yang lebih lama. Yang terpenting "seberapa sering" anda melakukan hubungan seksual pada " waktu yang terbaik untuk konsepsi".

3. Nikmati proses hubungan seksual anda

Penelitian menunjukkan bahwa ketika seorang wanita mencapai orgasme, akan membentuk suasana alkaline (basa) pada vagina yang mana sperma sukai dariapda kondisi normal vagina (suasana asam). Jika anda mencapai orgasme pada saat yang bersamaan atau sesaat sesudah pasangan anda ejakulasi maka kesempatan sperma untuk selamat sampai di servik lebih meningkat.

4. Posisi hubungan seksual

Posisi seks yang dianjurkan untuk meningkatkan kemungkinan terjadinya kehamilan adalah pria di atas (man on top).

5. Jangan Banyak Bergerak Setelah Seks?

Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa setelah hubungan seksual dengan tidak bergerak dan tetap dalam posisi tidur dengan kaki atau pinggul lebih tinggi setelah seks akan meningkatkan kesuburan. Karena sebenarnya sperma sudah berada di dalam servik sesaat setelah ejakulasi. Tapi ada ahli yang tetap menganjurkan untuk memberi waktu sejenak untuk sperma berenang ke servik dan menganjal pinggul dengan sebuah bantal selama seks. Yang terpenting juga sewaktu anda membersihkan, hindari mengunakan cairan pembersih vagina sesaat setelah hubungan seksual, karena cairan pembersih vagina dapat bersifat toxic untuk sperma.

Bagaimana untuk para suami?

* Hindari celana ketat

Menghindari memakai celana yang terlalu ketat atau mandi air hangat boleh dicoba, hal ini akan menurunkan kemungkinan kehamilan karena proses penekanan atau panas di daerah testis (pembentuk sperma).

* Relaks

Cobalah untuk tetap rileks dalam menghadapi hal ini bersama pasangan karena stress hanya akan mempersulit terjadinya konsepsi.

* Jaga kesehatan

Menjaga kesehatan adalah hal dasar yang penting. Pastikan tubuh anda cukup nutrisi. Ingat bahwa wanita yang sehat akan lebih mudah hamil daripada yang mempunyai berat badan yang berlebihan atau kurang.

Ini semua adalah tips untuk membantu anda untuk meningkatkan kemungkinan untuk dapat hamil. Ingatlah kebanyakan, saat sperma masuk ke dalam saluran tuba dan telur yang matang siap untuk dibuahi maka hanya 30% saja yang mempunyai hasil test kehamilan positif dan sisanya 70% walaupun melakukan semuanya dengan benar tapi tetap harus menunggu dan mencoba lagi.

Dan bila anda sudah mencoba melakukan hal ini selama 1 tahun dan belum hamil juga, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter anda untuk mendapatkan penanganan yang terbaik.
[ astaga.com ]


Selamat mencoba, semoga berhasil?


READ MORE - Tips Sederhana Untuk Pasangan Yang Ingin Segera Punya Anak

Inilah Alasan Perempuan Hamil Mengalami Masa Ngidam

Misteri Ngidam Pada Masa Kehamilan. Hampir sebagian perempuan hamil mengalami masa mengidam selama kehamilannya. Faktanya, hampir sebagian besar perempuan yang hamil mengidamkan beberapa makanan atau bahkan ada yang ngidam makanan yang aneh selama kehamilan.

Kebanyakan makanan yang diidamkan adalah makanan manis, dan asin, sementara ada juga makanan yang pedas atau makanan berlemak. Tapi kenapa perempuan yang hamil mengalami ngidam?

Terdapat banyak alasan perempuan yang hamil mengalami masa ngidam. Penjelasan sederhananya adalah tubuh bekerja 24 jam selama tujuh hari dalam seminggu untuk pertumbuhan bayinya. Beberapa hal yang diidamkan adalah apa yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menambahkan kalori selama kehamilan.

Masa ngidam juga bisa berarti sinyal dari kekurangan suatu nutrisi. Beberapa perempuan yang menjalani program vegetarian mungkin akan mengidamkan untuk makan steak dan daging merah lainnya selama hamil. Ini berarti tubuh memerlukan zat besi lebih untuk membantu pertumbuhan bayi.

Ada beberapa perempuan hamil mengonsumsi makanan tertentu yang mungkin tidak pernah dikonsumsi jika tidak hamil.

Banyak perempuan mendeskripsikan masa ngidamnya sebagai keinginan bayi, tapi sebenarnya ngidam bukanlah wujud dari apa yang diinginkan sang bayi tapi karena ada perubahan psikologis dan tubuh yang dialami oleh ibu saat hamil. Sementara perempuan yang suka mengonsumsi makanan yang asam-asam pada saat ngidam cenderung dilakukan untuk mengurangi rasa mual, namun sebaiknya jangan berlebihan karena bisa menimbulkan masalah pada kesehatan lambung.

Beberapa perempuan yang hamil memiliki hubungan yang sederhana antara kehamilan dengan masa ngidamnya. Tidak ada yang salah dalam sebagian kasus yang dialami oleh perempuan yang ngidam. Selama sesuatu yang diidamkan tersebut tidak mengganggu kesehatan ibu dan sang bayinya.

Kadang-kadang perempuan yang hamil menginginkan sesuatu yang aneh saat ngidam. Kondisi ini sering disebut dalam masyarakat medis sebagai "pica" yang biasanya menandakan bahwa seseorang kekurangan zat besi atau bisa juga seseorang yang membutuhkan vitamin B.

Jadi, selama apa yang diidamkan oleh ibu tidak mengganggu kesehatannya maka tidak ada salahnya untuk diwujudkan. Berilah perhatian lebih serta manjakan sang istri agar tidak mengalami stres selama masa kehamilannya. [detik.com]

READ MORE - Inilah Alasan Perempuan Hamil Mengalami Masa Ngidam

Beginilah Cara Mengitung Masa Subur

Mengitung Masa Subur. Ingin segera menimang momongan ? Lakukan hubungan intim saat masa subur. Berikut, berbagai cara menghitung masa subur.

Supaya hamil, harus ada sel telur yang siap dibuahi. Adanya sel telur ini menunjukkan masa subur seorang wanita. Tetapi, bagaimana kita bisa mengetahui masa subur tersebut agar tidak meleset, sehingga bisa terjadi konsepsi (pembuahan)?

“Masa subur bisa diketahui dengan menghitung dari periode menstruasi, perubahan lendir, dan perubahan suhu tubuh basal,” terang dr. Lastiko Bramantyo, Sp.OG, dari RSIA Hermina Jatinegara.

Sebenarnya tak terlalu sukar untuk melacaknya sendiri. Hanya saja memerlukan kecermatan. Yang juga tak kalah penting, mau bersabar agar diperoleh hasil yang lebih akurat. Minimal, pelacakan ini dilakukan beberapa kali dalam beberapa bulan.

SIKLUS HAID

Melacak masa subur bisa dilakukan melalui hitungan siklus haid/menstruasi. Masa subur akan amat mudah terlacak jika haid kita selalu teratur setiap bulannya. Siklus yang normal, terang Lastiko, berjalan antara 28-30 hari. Ada pula ahli yang berpendapat, antara 22-35 hari. “Dengan demikian, sel telur keluar pada pertengahan siklus, sekitar hari ke-14 sampai ke-16 dihitung dari hari pertama menstruasi,” terang Lastiko.

Jadi, 3 hari sebelum hari ke-14 dan 3 hari setelah hari ke-16 adalah masa yang memungkinkan bagi sel telur untuk dibuahi. Perhitungan ini berdasarkan kemungkinan sel sperma yang bisa bertahan hidup sampai 72 jam sebelum mencapai sel telur.

Siklus normal 28 hari, pertengahan siklusnya hari ke-14 (28: 2). Berarti masa suburnya, tiga hari sebelum hari ke-14, yaitu hari ke-11 (14-3) dan tiga hari setelah hari ke-14, yaitu hari ke-17 (14+3). Jadi, masa subur berlangsung antara hari ke-11 sampai hari ke-17 (7 hari) dari suatu siklus wanita yang normal.

Misalnya, kita datang bulan pada tanggal 1. Nah, masa subur adalah tanggal 11 (14-3) sampai 19 (16+3) pada bulan tersebut.

Pada mereka yang haidnya tidak teratur (siklus kurang dari 28 hari), maka masa subur diperhitungkan dari jadwal menstruasi yang akan datang. Umumnya sel telur akan keluar pada 14 atau 16 hari sebelum haid yang berikut. Misalnya, perkiraan menstruasi yang akan datang tanggal 18 Agustus. Diperkirakan sel telur akan keluar pada tanggal 2 dan 4 Agustus (18-14 hari mundur = 4 Agustus, dan 18-16 hari mundur = 2 Agustus). Berarti masa subur berlangsung antara 31 Juli (2 Agustus - 3 hari sebelum) sampai 7 Agustus (4 Agustus + 3 hari sesudah).

Jika siklus haid sama sekali tidak teratur, diperlukan data siklus minimal 6 bulan sampai setahun. Kemudian dihitung dengan memakai rumus Ogino Knouss. Dicari siklus yang paling pendek berapa hari dan siklus paling panjang berapa hari. Masa subur ditentukan berdasarkan siklus terpendek - 18, siklus terpanjang - 11.

Contoh, siklus terpanjang 40 hari, siklus terpendek 28 hari. Maka, 40-11 = 29 dan 28-18 = 10. Jadi, perkiraan masa suburnya hari ke-10 dihitung sejak menstruasi pertama sampai hari ke-29. Masa suburnya memang menjadi lebih panjang, tetapi tidak bisa diperkirakan kepastian yang paling mendekati. Ini disebabkan menstruasi yang kacau sehingga sulit diketahui, kapan persisnya perkiraan keluarnya sel telur.

Seorang wanita yang siklus menstruasinya kacau sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk mencari penyebab dan melakukan pengobatan. Dengan demikian, bisa diketahui masa suburnya.

GETAH LENDIR SERVIKS

Masa subur juga bisa diketahui lewat pemeriksaan getah lendir (mukus) mulut rahim (serviks). Ini pun dapat kita lakukan sendiri. Caranya, lendir dari mulut rahim diperiksa setiap hari.

Pada masa subur terjadi perubahan yang bersifat spinbarkeit. Lendir lentur, tidak terputus jika dipegang, dan lengket seperti agar-agar.

Kalau mau lebih pasti, lendir ini bisa diperiksa ahli pada objek gelas dibawah mikroskop. Lendir yang terjadi pada masa subur, akan terlihat berbentuk seperti daun pakis.

UKUR SUHU

Cara lain yang bisa ditempuh adalah mengukur suhu tubuh basal. Saat ovulasi, sel telur dilontarkan dari kantung yang matang. Selanjutnya, tempat asal sel telur tadi (korpus luteum) memproduksi hormon progesteron yang bertugas menyiapkan jaringan dalam rahim untuk menerima sel telur yang telah dibuahi. Terbentuknya progesteron ini mengakibatkan kenaikan suhu tubuh.

Lakukan pengukuran suhu badan pada pagi hari setelah bangun tidur dan sebelum melakukan aktivitas apa pun, seperti turun dari tempat tidur, ke kamar mandi, makan, atau minum. Kerjakan setiap hari pada jam yang sama selama tiga bulan. Gunakan termometer yang dimasukkan ke dalam mulut atau dubur (bukan yang dijepit di ketiak). Letakkan termometer di bawah lidah selama 5-6 menit. Tutup mulut selama pengukuran berlangsung. Catatlah perubahan suhu yang terjadi setiap hari. Jangan lupa untuk menghubungkan catatan hari ini dengan hari-hari berikutnya, sehingga membentuk kurva.

Pada saat ovulasi, akan terlihat, mula-mula grafik turun sedikit dari perhitungan hari sebelumnya. Kemudian akan naik dengan beda paling sedikit dua derajat celcius. Kalau sudah naik, kurva akan tetap di atas, tidak akan turun lagi.

Suhu normal tubuh biasanya 35,5 - 36 derajat Celcius. Pada waktu ovulasi suhu akan turun dulu dan naik bisa mencapai 37-38 derajat dan tidak akan kembali pada suhu 35 derajat. Pada waktu perubahan itulah terjadi masa subur. Kondisi kenaikan suhu tubuh ini akan terus terjadi sekitar 3-4 hari.

Kemudian akan turun kembali sekitar 2 derajat karena produksi progesteron menurun, sehingga suhu tubuh pun turun. Dan akhirnya kembali pada suhu tubuh normal, seperti sebelum menstruasi terjadi.

Bila pada grafik (hasil catatan suhu tubuh) tidak terjadi kenaikan suhu tubuh, bisa berarti tidak terjadi masa subur karena tidak adanya korpus leteum yang akan memproduksi progesteron. Ini juga berarti tidak akan terjadi kenaikan suhu tubuh.

Sebaliknya, jika kenaikan suhu tubuh terus berlangsung setelah masa subur, pertanda dimulainya kehamilan. Karena jika sel telur berhasil dibuahi, berarti korpus leteum akan terus memproduksi hormon progesteron. Dengan demikian, suhu tubuh pun tetap tinggi.

Syarat menentukan masa subur dengan pengukuran suhu tubuh adalah dalam 3 bulan, suhu tubuh tidak dalam keadaan demam, tidak tidur di dekat lampu yang sangat panas, atau dengan AC yang sangat dingin. “Kalau suhu badan kacau, susah mengukurnya dan pemeriksaan pun gagal,” kata Lastiko.

LEWAT USG

Sekarang ini, lewat pemeriksaan USG secara serial, bisa diketahui masa subur seorang wanita. Caranya dengan melihat kelenjar telur, perkembangan terjadinya sel telur sampai sel telur tersebut matang dan hendak keluar (ovulasi). Cara ini bisa dimanfaatkan oleh wanita yang mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur.

Dengan pemeriksaan USG secara serial 2-3 hari dapat diukur siklus haidnya, tanggalan haid, dan tanggalan timbul ovulasi. “Perkembangan ini akan terus dipantau. Dari mulai sel telur terbentuk hingga menghilang.” Nah, jika sudah diperoleh saat terjadinya ovulasi, segera dilakukan pencatatan pada hari ke berapa masa subur itu terjadi, dihitung dari hari pertama menstruasi.

ooOoo
Faktor Pendukung Kehamilan

Setiap kelainan yang terjadi pada organ reproduksi wanita harus diwaspadai. Sebab, setiap kelainan akan berpengaruh pada terjadinya ovulasi.

Infeksi.

Infeksi atau peradangan (yang sudah lalu, kronis, dan sedang berlangsung) yang merusak indung telur dan tuba Fallopi berpengaruh pada kelangsungan pertemuan sel sperma dengan sel telur. Jika saluran tersumbat, sperma tidak bisa mencapai sel telur. Pertemuan yang normal terjadi pada bagian yang menggelembung (Ampula) dari tuba Fallopi.

Sel Telur.

Sel telur mempengaruhi kesuburan. Ovulasi terjadi kalau kelenjar telur berfungsi dengan baik. Jadi, jika ada kelainan akan menganggu sel telur tersebut, seperti adanya kista, endometriosis, atau tumor.

Ketidakseimbangan Hormon.

Ketidakseimbangan hormon dapat mencegah terjadinya pelepasan sel telur secara teratur atau berpengaruh pada produksi hormon (progesteron). Salah satunya, pengaruh hormon hipopysa (terletak di kelenjar bawah otak) yang mampu merangsang kematangan sel telur. Jika terdapat tumor di kelenjar hipopysa, stimulasi pertumbuhan telur tak terjadi dan berakibat produksi sel telur terganggu.

Getah Serviks.

Kehamilan pun sulit dicapai jika lendir atau getah serviks mengandung zat antibodi atau anti-imun, zat penolak sperma. Setiap kali sperma masuk, badan membuat zat antinya. Keadaan ini bisa dilihat dengan melakukan uji pasca sanggama. Getah lendir diambil usai terjadi sanggama. Lendir yang mengandung antibodi mengakibatkan banyak sperma mati dan tidak bergerak.

Kerusakan Struktural.

Rahim (uterus) yang menjadi tempat janin tumbuh harus dalam keadaan normal dan sehat. Kehamilan sulit dicapai apabila terdapat cacat uterus karena infeksi, permukaan yang abnormal, fibroid (tumor jinak), tumor ganas (kanker), dan sebagainya.

READ MORE - Beginilah Cara Mengitung Masa Subur