Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan

Ikhlas: Seni Merelakan dan Menemukan Diri di Tengah Cinta dan Kehilangan


Ikhlas: Seni Merelakan dan Menemukan Diri di Tengah Cinta dan Kehilangan

Hidup selalu memberi kita dua wajah: yang datang dan yang pergi, yang menenangkan dan yang melukai.

Di antara keduanya, ada ruang hening tempat manusia belajar tentang ikhlas — bukan sekadar pasrah, melainkan kebijaksanaan untuk menerima tanpa kehilangan makna.

Serial Ikhlas dan Perjalanan Hati menghadirkan perjalanan batin yang lembut, di mana setiap kehilangan bukan akhir, tetapi awal dari pengenalan diri yang lebih dalam.

Setiap halaman mengalir seperti doa tanpa suara. Ia berbicara tentang cinta yang tidak lagi diukur oleh genggaman, melainkan oleh kerelaan.

Tentang luka yang tidak harus disembuhkan segera, tapi dihadapi dengan kesadaran penuh. Tentang keberanian untuk tetap membuka hati meski pernah dipecah oleh waktu.

Di sini, ikhlas bukan ajaran moral, tapi napas yang menuntun langkah — membuat kita tetap manusia di tengah badai emosi yang datang silih berganti.

Dalam keheningan ikhlas, kita menemukan makna baru tentang cinta.

Bahwa mencintai tidak selalu berarti memiliki; bahwa memberi ruang bagi yang kita sayangi untuk tumbuh, justru adalah bentuk cinta tertinggi.

Kita diajak memahami bahwa setiap pertemuan membawa pelajaran, dan setiap perpisahan menyisakan kebijaksanaan. Tidak ada yang benar-benar hilang, hanya berubah bentuk menjadi cahaya yang lebih lembut di dalam diri.

Serial ini juga menyingkap wajah lain dari kekuatan: kesabaran yang tidak bersuara.

Ia menunjukkan bagaimana hati yang pernah patah bisa kembali berdenyut — bukan karena melupakan luka, tetapi karena memilih berdamai dengannya.

Ikhlas mengajarkan kita untuk berjalan perlahan, tidak lagi berlari dari masa lalu, tapi menatapnya dengan penuh rasa terima kasih.

Sebab dari setiap kehilangan, lahir kemampuan baru untuk memahami arti cinta yang tidak bersyarat.

Dan pada akhirnya, Ikhlas dan Perjalanan Hati adalah tentang keberanian untuk memulai lagi.

Tentang jiwa yang tak menyerah untuk mencintai meski telah dikecewakan, tentang manusia yang tetap percaya pada cahaya bahkan setelah berkali-kali tenggelam dalam gelap.

Serial ini bukan sekadar kisah romantis, melainkan pengingat bahwa perjalanan hati adalah bagian paling manusiawi dari kehidupan — sebuah ruang tempat kita belajar menumbuhkan cinta yang tidak melukai, dan harapan yang tidak menuntut.

Ikhlas bukan akhir dari rasa, melainkan titik awal dari pemahaman.

Ia menuntun kita untuk mencintai tanpa menggenggam, memberi tanpa pamrih, dan memaafkan tanpa perlu syarat.

Karena pada akhirnya, hidup selalu meminta kita untuk berani: berani kehilangan, berani bertumbuh, dan berani mencintai lagi.


READ MORE - Ikhlas: Seni Merelakan dan Menemukan Diri di Tengah Cinta dan Kehilangan

Inilah Aneka Manfaat Ucapan Terimakasih

Terimakasih - Hanya dengan menyampaikan "terima kasih", ternyata bisa memberi manfaaat bagi orang yang menerima dan menyampaikan ucapan tersebut, demikian hasil satu penelitian.

Menyampaikan terima kasih bisa memperbaiki perilaku dalam hubungan antar-manusia, demikian penelitian di Florida State University, Tallahasse.

Manfaat Ucapan Terimkasih

Mengatakan "terima kasih" juga menguatkan hubungan dengan membuat orang yang menyampaikannya merasa lebih bertanggung jawab terhadap kesejahteraan pasangannya, demikian penelitian yang diterbitkan di dalam Psychological Science.

Untuk mengerti bagaimana menyampaikan terima kasih dapat membantu menguatkan hubungan, para peneliti melakukan tiga bentuk penelitian berbeda.

Dalam satu penelitian, 137 mahasiswa menyelesaikan survei yang mengukur seberapa sering mereka menyampaikan terima kasih kepada teman atau pasangan. Hasilnya menunjukkan rasa terima kasih berhubungan secara positif dengan persepsi manusia dalam paham komunal.

Di dalam penelitian kedua, yang melibatkan 218 mahasiswa, menyampaikan terima kasih diramalkan meningkatkan persepsi penutur mengenai penguatan hubungan dalam waktu lama.

Penelitian ketiga, 75 laki-laki dan perempuan secara acak dibagi menjadi empat kelompok.

Selama tiga pekan, satu kelompok menyampaikan terima kasih kepada teman, yang kedua menyatakan memikirkan rasa terima kasih tentang seorang teman, sedangkan kelompok tiga memikirkan kegiatan sehari-hari dan keempat melakukan interaksi positif dengan seorang teman.

Bagi yang menyampaikan terima kasih, hubungan dilaporkan menguat setelah penelitian berakhir dibandingkan dengan kelompok lain.

Terima kasih, ketika disampaikan, meningkatkan kekuatan komunal, menurut kepala peneliti Nathaniel Lambert, wakil peneliti di Universitas tersebut.

Temuan itu masuk akal, karena "ketika menyampaikan terima kasih, kamu akan memusatkan perhatian pada hal baik yang telah dilakukan oleh orang tersebut", katanya.

"Itu membuat anda melihat mereka dari sudut pandang positif dan membantu anda memusatkan perhatian pada ciri-ciri baik mereka," kata Lambert sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi China, Xinhua.

Lambert mengatakan, tim penelitinya menguji pendapat bahwa orang yang berterima kasih melihat hubungan tersebut bersifat komunal, merasa lebih pantas berkorban untuk orang tersebut dan lebih niat dalam membantu.

Walaupun penelitian tersebut hanya melihat orang yang menyampaikan terima kasih, Lambert berspekulasi "mereka yang menerima ucapan terima kasih akan terdorong melakukan hal yang sama. Mereka akan membalas rasa terima kasihnya. Jadi seperti berbentuk spiral yang mengarah ke atas". (ANTARA News)

READ MORE - Inilah Aneka Manfaat Ucapan Terimakasih

Kiat Meminum Kopi Yang Benar

Bagi pencinta kopi, minuman ini adalah pendongkrak energi. Tak mengherankan jika mereka bisa minum lebih dari satu cangkir kopi sehari.Jika Anda mengetahui cara minum kopi yang baik dan bisa mengendalikan asupan kopi setiap harinya, minuman ini memang bisa memberikan dampak positif bagi tubuh. Antara lain: 

1. Melindungi jantung. 

Peminum kopi yang mengonsumsi 1-2 cangkir kopi hitam per hari memiliki risiko terkena stroke lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Hal ini disebabkan oleh adanya antioksidan yang terkandung dalam kopi. Kopi memiliki antioksidan lebih banyak dibandingkan blueberry. Antioksidan yang terkandung di dalamnya membantu menahan efek buruk dari peradangan pada arteri. Sesaat setelah meminumnya, kopi meningkatkan tekanan pada darah dan denyut jantung. Namun setelah beberapa lama, kopi justru menurunkan tekanan darah, karena antioksidan pada kopi mengaktifkan asam nitrat pada tubuh sehingga terjadi pelebaran pembuluh darah. 

2. Mencegah diebetes 

Antioksidan kopi, khususnya asam klorogenat dan guinides, memainkan peranan untuk meningkatkan sel tubuh terhadap insulin yang membantu mengatur gula darah. Faktanya, orang yang minum kopi setiap harinya memiliki risiko lebih rendah terkena 2 tipe diabetes, menurut beberapa penelitian. 

Meminum Kopi

3. Menjaga kesehatan hati 

Kopi juga bisa meminimalkan risiko munculnya sirosis dan penyakit hati lainnya. Satu analisa dari sembilan penelitian menemukan bahwa kopi bisa menurunkan risiko kanker hari sebanyak 43%. Hal ini karena peran antioksidan dan kafein di dalamnya. 

4. Meningkatkan kekuatan otak 

Minum kopi secara teratur juga dapat membantu mengurangi risiko demensia dan Alzheimer, sama halnya seperti Parkinson. Antioksidan yang terkandung di dalam kopi menangkal kerusakan sel otak dan membantu jaringan saraf untuk bekerja lebih maksimal sehingga otak bekerja lebih baik. 

5. Membantu menghilangkan sakit kepala 

Penelitian membuktikan, 200 miligram kafein dapat membantu menghilangkan sakit kepala, termasuk migrain. Walaupun begitu belum ada penelitian yang membuktikan bagaimana cara kafein menghilangkan sakit kepala, namun para peneliti meyakini bahwa kafein meningkatkan aktivitas sel otak yang mengakibatkan pembuluh darah di sekitarnya menegang. "Penegangan pembuluh darah ini membantu menghilangkan tekanan yang mengakibatkan rasa sakit," ujar Robert Shapiro, M.D., Ph.D., profesor saraf dan Director the Headache Clinic dari Universitas Vermont Medical School, seperti dikutip oleh laman Yahoo! Shine. 

Namun, di balik kenikmatannya, kopi menyimpan efek negatif bagi mereka yang tidak mengetahui cara minum kopi yang baik. Minum kopi berlebihan bisa menimbulkan dampak buruk, antara lain, meningkatnya kadar kolesterol jahat dan trigliserida yang akan membuat darah lebih pekat. 

Selain itu, kopi akan sangat berbahaya bagi penderita tekanan darah tinggi, karena kafein dapat meningkatkan tekanan darah secara tiba-tiba. Bagi wanita hamil, kopi dapat meningkatkan risiko kematian pada bayi. 

Kopi pun mengakibatkan tulang keropos. Bagi penderita maag, kopi adalah musuh besar yang harus dihindari karena kafein meningkatkan produksi asam lambung. Kopi pun membuat gelisah, insomnia, dan tremor (tangan bergetar). 

Untuk dapat menghindari efek negatif pada kopi, pilih racikan kopi tanpa tambahan gula dan susu, serta mengurangi dosis kopi yang Anda minum setiap harinya. Selain itu, pilih juga jenis kopi yang tanpa kafein. Dan agar 'racun' dalam kopi bisa diminimalisasi, jangan lupa untuk selalu konsumsi 2 gelas air putih untuk setiap satu cangkir kopi yang Anda minum.

READ MORE - Kiat Meminum Kopi Yang Benar

Inilah Derita Sang Wanita Karir

Bersamaan perkembangan zaman, kaum perempuan boleh berbahagia, karena peluang mereka untuk mengaktulisasikan dirinya makin terbuka lebar. Kita melihat makin banyak perempuan-perempuan yang bekerja di luar rumah sebagai "wanita karir". 

Mereka bisa sukses di bidangnya masing-masing dan kita pun dibuat terkagum-kagum pada kaum perempuan yang berhasil menduduki "posisi penting" dalam berbagai organisasi. Tapi tak banyak kaum perempuan yang menyadari berapa harga yang harus mereka bayar baik secara psikologi, biologi dan sosial demi mengejar predikat wanita karir yang sukses?

Kaum perempuan boleh berbangga hati merayakan kebebasannya sekarang. Menjadi perempuan karir sudah menjadi hal yang lumrah di jaman modern seperti sekarang ini dan mayoritas perempuan beranggapan, perempuan tanpa karir, ibarat ikan tanpa air.

Di sisi lain ada kelompok perempuan yang mengklaim mendapatkan kebebasan itu. Padahal mereka tidak lebih hanya sebagai alat jual-beli produk. Perempuan-perempuan ini tidak sungkan-sungkan memanfaatkan kemolekan tubuhnya untuk keperluan iklan komersial, menjual senyumnya saat bekerja sebagai sales dan menggunakan uang gajinya dari pekerjaan itu hanya untuk membeli barang-barang yang diperintahkan "harus mereka miliki". Pendek kata, kaum perempuan yang sudah menjadi budak entitas komersil yang sebenarnya tidak membuat hidup kaum perempuan lebih sejahtera.

Wanita Karir

Pertanyaan yang mencuat di kalangan kaum perempuan yang kritis adalah, apakah menjadi wanita karir merupakan kebebasan yang hakiki buat kaum perempuan atau hanya manipulasi dan eksploitasi terselubung terhadap kaum perempuan.

Makin banyaknya perempuan yang berkarir menimbulkan dampak sosial yang cukup serius. Eropa misalnya, belakangan ini menyuarakan kekhawatirannya atas semakin banyaknya perempuan Eropa yang lebih memilik karir, dan telah menyebabkan turunnya tingkat kesuburan perempuan di benua itu dan berdampak pada cepatnya penurunan populasi usia kerja. Kaum perempuan di Eropa ternyata lebih senang "merawat karirnya" ketimbang menjalankan apa yang menjadi insting kaum perempuan untuk merawat dan mendidik anak-anak.

Seorang perempuan bahkan harus menjadi "superwoman" dengan berperan ganda sebagai isteri, ibu dan wanita karir. Tidak bisa dipungkiri, faktanya, porsi waktu yang dihabiskan lebih banyak untuk kepentingan karir mereka dibandingkan untuk melayani keluarga.

Seorang wanita karir bisa memiliki apa saja, tapi sesungguhnya mereka tidak punya kehidupan. Itulah pengakuan jujur Gaby Hinsliff, seorang edtitor desk politik di Observer. Hinsliff memilih meninggalkan karirnya yang sudah mapan agar lebih bisa menghabiskan banyak waktu dengan anak lelakinya yang berusia dua tahun.

Hinsliff dengan berani mengungkapkan kegalauannya ketika harus menggabungkan antara bekerja dan keluarga dan ia mewakili penderitaan banyak wanita karir yang selama ini tak bisa mereka ungkapkan. 

Di satu sisi para wanita karir itu berjuang mengejar karirnya, di sisi lain mereka berjuang untuk mendapatkan kembali kehidupan mereka sebagai perempuan dan sebagai ibu serta merawat anak-anak mereka agar tumbuh menjadi manusia yang seimbang.

Hinsliff, tanpa diduga mendapat dukungan atas keputusannya itu dari sejumlah wanita karir yang sukses. Salah satu komentar yang ditulis untuk Hinsliff antara lain,"Ini benar-benar membuat mata kita terbuka, -tetapi masyarakat menilai perempuan berdasarkan prestasi kerja mereka, tidak pernah prestasi mereka sebagai ibu ".

Komentar lainnya tertulis,"Mengapa begitu penting bagi perempuan untuk 'diakui' oleh orang lain meski mereka merasa tidak berguna?" Karena paling penting bagi seorang perempuan adalah kepuasan ketika melakukan sesuatu yang menurut mereka penting, termasuk ketika perempuan memilih menjadi seorang ibu dan isteri yang baik.

READ MORE - Inilah Derita Sang Wanita Karir

Inilah Bisnis Dokter Di Rumah Sakit

Sudah menjadi rahasia umum bila hubungan antara kalangan kedokteran dan perusahaan farmasi bagaikan prangko dengan amplop. Keduanya saling membutuhkan. Dokter pasti selalu bersentuhan dengan obat-obatan, sedangkan perusahaan farmasi berkepentingan memasarkan sebanyak mungkin produknya. 

Tak heran kemudian terjadi "keakraban" antara dokter dan perusahaan farmasi yang diwakili para detailer (sales obat) itu. Sebab, kedua pihak mempunyai kepentingan yang hampir sama: mendapatkan keuntungan yang besar dari penjualan (peresepan) obat ke pasien. Perusahaan farmasi sangat berharap dokter-dokter "rekanan"-nya bersedia membeli dan atau meresepkan obat-obat produknya. Sementara para dokter berharap mendapatkan potongan harga yang besar, komisi, atau hadiah (reward) dari "bantuannya" menjualkan / meresepkan obat-obatan keluaran perusahaan farmasi itu.

Inilah Bisnis Dokter Di Rumah Sakit

Ya, begitulah yang terjadi. Bagi kalangan awam, keberadaan para detailer yang mangkal di RS ( Rumah Sakit ) atau klinik praktik dokter, memang sepertinya pemandangan yang biasa. Masyarakat pun tak pernah mengkritisi atau bahkan protes tentang hubungan yang "harmonis" dokter dan detailer itu. Padahal, bisa jadi, dari hubungan itu, para pasienlah yang menjadi "korban".

Suatu sore, Jawa Pos mengunjungi tempat praktik dokter A di kawasan Surabaya Timur. Saat itu, lima detailer dengan sabar menunggu dokter "rekanan"-nya yang sedang memeriksa para pasien. Dari lima sales obat itu, ada yang membawa keranjang berisi buah-buahan, ada juga yang membawa kardus berisi DVD player.

Detailer yang membawa DVD player itu mengaku bernama Doni. Dia membawa "bingkisan" untuk diserahkan kepada dokter A. Bingkisab tersebut merupakan reward perusahaan Doni atas kerja sama dokter A selama ini.

Bagi masyarakat awam, jawaban Doni itu mungkin membingungkan. Kenapa Doni harus memberi DVD player padahal dokter A tak memintanya. Setelah ditanya lagi, laki-laki 25 tahun itu bercerita bahwa DVD player itu untuk membina hubungan baik dengan dokter A. Karena dokter A telah meresepkan obat produk perusahaan farmasi tempat kerja Doni dalam jumlah besar. "Makanya, Pak Dokter layak mendapat hadiah. Biar dokternya mau terus meresepkan obatku," tambahnya terus terang.

Itulah salah satu trik yang harus dilakukan detailer untuk melanggengkan hubungan bisnis dengan para dokter rekanannya. Bahkan, bila perlu, si detailer memenuhi keinginan atau kebutuhan si dokter. "Makanya, kita harus bisa menangkap sinyal-sinyal yang diberikan sang dokter. Karena, kerap keinginan itu tak disampaikan secara langsung," lanjut Doni yang enggan menyebut nama perusahaannya.

Tak hanya trik itu saja yang dipakai untuk "merayu" dokter. Masih banyak cara lain yang dilakukan detailer agar obatnya diresepkan dokter "rekanan"-nya. Misalnya, iming-iming diskon atau bonus bila membeli obat tertentu dalan jumlah besar. Hal ini biasanya dilakukan oleh dokter yang langsung memberikan obat ke pasien. Atau, dokter yang secara langsung meminta pasien untuk membeli obat di apotek tertentu. ( Walau kadang-kadang tidak dibutuhkan pasien )

Menurut Anto, sumber di kalangan medis, indikasi-indikasi tersebut menunjukkan adanya "kolusi" antara dokter dan perusahaan farmasi. "Detailer akan lebih mudah menghitung jumlah obat produksinya yang diresepkan dokter, bila hubungan itu berjalan dengan lancar," jelasnya. "Dengan begitu, bonus atau diskon yang diterima dokter juga makin besar dan jelas," tambah Anto yang wanti-wanti tak mau ditulis identitasnya secara lengkap ini.

Anto mengaku bahwa dia memang pernah memanfaatkan kerja sama yang dijalinnya dengan perusahaan farmasi. Bahkan, untuk kepentingan pribadi sekalipun. Seperti, ketika menghadiri acara keluarga di Jakarta, dia meminta perusahaan farmasi yang cukup akrab dengannya, untuk menyediakan akomodasi selama di ibu kota. "Hal tersebut sudah saya lakukan berkali-kali," jelasnya.

Kompensasinya, kata Anto, sudah jelas. Yakni, dia harus meresepkan obat-obatan produksi farmasi tersebut dalam jumlah tertentu. "Ada hitungannya, tapi saya lupa," ungkapnya. Namun, dokter berusia 40 tahun ini mengelak bila hal tersebut dianggap kolusi. Dia beranggapan bahwa hubungan tersebut adalah bentuk kerja sama simbiosis mutualisme. "Saya kan sudah melariskan obatnya," lanjutnya. "Saya tidak pernah minta secara berlebihan. Apalagi, sampai minta dibelikan barang-barang mewah. Makanya, permintaan saya itu masih wajar," imbuhnya.

Prof dr HM Sajid Darmadipura SpBS, ketua KMEK (Komite Majelis Etik Kedokteran) Surabaya, mengakui kerja sama antara detailer dan dokter kerapkali terjadi. Bahkan, menurut Sajid, banyak juga PBF-PBF (pedagang besar farmasi) yang memberi hadiah-hadiah ke dokter. Tak hanya itu, berbagai fasilitas juga didapat dokter. Misalnya, bepergian atau berkunjung ke Eropa, mengikuti seminar internasional, maupun memperoleh keuntungan materi. "Sepanjang hal itu tidak mempengaruhi independensi profesinya, tidak masalah," ujarnya.

Namun, dia tidak memungkiri bila ada dokter-dokter 'nakal' ( kurangajar kali pak !!! ) yang membalas "hadiah" yang diberikan para PBF (pedagang besar farmasi) tersebut. Dia mencontohkan, dokter yang menganjurkan pasien untuk memeriksakan ke laboratorium pemberi hadiah tersebut. "Padahal, pasien rumahnya di Rungkut, namun dokter menganjurkan untuk memeriksakan ke laboratorium di Perak, milik pemberi hadiah tersebut," terangnya. Selain itu, juga meresepkan obat produksi PBF (pedagang besar farmasi) tertentu, padahal sebenarnya pasien bisa diresepkan obat generik.

Apakah yang dilakukan dokter tersebut melanggar kode etik kedokteran? Dijelaskan Sayid, dalam kode etik kedokteran pasal 3 yang berbunyi "Dalam melakukan kedokterannya, seorang dokter tidak boleh dipengaruhi oleh sesuatu yang mengakibatkan hilangnya kebebasan dan kemandirian profesi". "Dalam kode etik kedokteran, bila ternyata pemberian itu mempengaruhi profesinya, hal itu melanggar. Sanksi etik ialah moral. Karena, moral itu tidak dapat diukur, maka dikembalikan lagi ke nuraninya sebagai seorang dokter," ujarnya. ( kalau masih ada dokter yang punyahati nurani )

Sajid tidak menyetujui, bila selama ini ada persepsi dari masyarakat yang mengatakan bahwa dokter tidak tersentuh hukum. Dijelaskan Sajid, dalam UU Praktek Kedokteran nomor 29 tahun 2004, pasal 73, ada tiga hal sanksi yang bisa mengenai dokter.

Pertama, sanksi disiplin bila menyangkut ketidak puasan pasien atas pelayanan yang diberikan dokter. Yang menangani persoalan itu ialah MKDI (Majelis Kehormatan Disiplin Indonesia). Sanksi yang diberikan oleh MKDI merupakan sanski pendidikan. "Bila MKDI menerima pengaduan pasien terkait masalah pelayanan dokter yang tidak memuaskan, MKDI bisa memberi peringatan hingga mencabut surat ijin prakteknya. ," ujarnya. Kemudian, dokter itu diwajibkan mengkikuti program pendidikan kembali. Setelah itu, untuk mendapatkan kompetensinya yang pernah dicabut itu, dokter tersebut harus melakukan registrasi lagi.. ( Biasanya hanya sampai disini saja teman-teman. Unyil kucing.. !! )

Kedua, sanksi etik diberikan ketika terjadi pelanggaran etik. Misalnya, kerjasama Pedagang Besar Farmasi / PBF-dokter yang memperngaruhi independensi dokter tersebut. Yang menangani persoalan itu ialah KEMK (komite etik majelis kedokteran). Bentuk sanksi yang diberikan mulai dari peringatan lisan hingga tertulis. "Dalam batas pelanggaran tertentu, kami bisa memberikan sanksi berupa mengumumkan nama dokter yang melanggar etika tersebut ke media massa," tuturnya. ( belum pernah dilaksanakan ya pak !!?)

Karena itu, menurut Sajid, sebagai profesi, dokter harus membekali lima asas etika. Yakni, benefence, apa yang dilakukan dokter harus memberi keuntungan. Kedua, asas non maleficiense, perbuatan yang tidak merugikan orang lain. Ketiga, asas otonomi yaitu, memperlakukan pasien sebagai subyek ukan obyek.. "Termasuk, kemandirian yang harus dimiliki dokter," ungkap Sajid yang juga menjabat sebagai Kepala Bioetik FK Unair.

Keempat, asas kejujuran yang harus dimiliki dokter terhadap pasien maupun masyarakat. Terakhir, asas confidiencely, dimana dokter tidak boleh menyiarkan stigma pasien. Seperti , kecacatan atau penyakit yang diderita pasien. "Bila dokter memegang kelima asas etik yang berlaku universal tersebut, saya pikir kasus-kasus pelanggaran etik tidak perlu terjadi," tukasnya. (sumber :http://ridhanif.multiply.com/reviews/item/4)

READ MORE - Inilah Bisnis Dokter Di Rumah Sakit

Mitos dan Fakta Seputar Batu Permata

Mitos dan Fakta Seputar Batu Permata. Batu mulia seperti permata, rubi, atau opal memang bisa membuat penampilan pemakainya memukau. Beberapa di antaranya bahkan diyakini membawa keberuntungan bagi pemakainya. Tapi, ada juga yang disebut membawa sial.

Banyak sekali mitos yang beredar tentang batu mulia. Untuk itu ketahui fakta di balik mitos seputar batu mulia.



Mitos dan Fakta Seputar Batu Permata

1. Mitos : Berlian adalah batu mulia termahal


Fakta : Para ahli batu mulia masih memperdebatkannya. Beberapa di antaranya percaya bahwa zamrud adalah batu mulia yang paling mahal. Sedangkan ada juga yang menganggap batu alexandrite yang paling mahal. Faktanya, berlian biru 6,04 karat yang pernah dilelang di Sotheby, Hong Kong, harganya mencapai US$ 7,98 juta, atau setara dengan Rp 73,9 miliar. Berlian tersebut merupakan berlian termahal di kelasnya.

2. Mitos : Opal membawa kesialan

Fakta : Pada awal ditemukan, ribuan tahun lalu batu opal dianggap membawa keberuntungan. Bangsa Romawi menjadikan batu opal sebagai kombinasi dari berbagai keindahan batu berharga. Sepanjang sejarah Romawi, kaisar memberikan istri mereka batu opal untuk keberuntungan. Seiring dengan waktu, opal terutama opal hitam dijadikan jimat terkait dengan sihir, pemicu wabah, bencana dan kemalangan. Tetapi, zaman modern tidak lagi menganggap takhayul semmacam itu. Opal hitam dianggap batu langka dan mahal.

3. Mitos : Berlian tidak dapat dihancurkan

Fakta : Hanya berlian yang bisa menggores atau merusak berlian. Tetapi tetap saja berlian bisa rusak jika tidak disimpan dengan tepat.

4. Mitos : Mutiara larut dalam cuka

Fakta : Menurut legenda, Cleopatra melarutkan beberapa mutiara yang sangat berharga dalam cuka dan meminumnya untuk membuktikan kepada Marc Anthony bahwa ia minum minuman termahal sepanjang masa. Menurut ilmu pengetahuan modern, kalsium karbonat dalam mutiara dapat larut dalam cuka, tapi seberapa cepat tergantung pada seberapa besar adalah mutiara.

5. Mitos : Berlian dihargai berdasarkan warna

Fakta : Meskipun berlian warna biru memiliki harga yang lebih mahal, tetapi warna bukan menjadi penentu utama harga berlian. Hal yang juga menjadi pertimbangan harga berlian adalah potongan, clarity dan berat karat.


READ MORE - Mitos dan Fakta Seputar Batu Permata

Lenyapnya Tari-Tarian Majapahit

Lenyapnya Tari-Tarian Majapahit. Tari-Tarian Majapahit Lenyap. Berbagai jenis tari-tarian yang berasal dari zaman Kerajaan Majapahit yang berpusat di Situs Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, hilang tanpa jejak. Sejumlah seniman dan praktisi tari di Kabupaten Mojokerto kesulitan melacak jejak bentuk dan aneka gerak tari yang hidup dan berkembang di masa itu.

Setu (47), salah seorang seniman tari yang konsisten menciptakan beragam bentuk koreografi tari Majapahit, menyebutkan kesulitan terjadi karena tidak ada referensi apapun soal tari-tarian Majapahit. Berbagai sumber tertulis maupun cerita-cerita lisan yang berkembang tidak ada yang menyebutkan soal kekayaan tinggalan budaya berupa tari-tarian itu.

Lenyapnya Tari-Tarian Majapahit

"Hilang sama sekali tidak berjejak," kata Setu. Akibatnya, nyaris tidak ada yang bisa ditunjukkan pada publik soal kebanggaan dan kebesaran Kerajaan Majapahit dari aspek seni tari.

Ia menambahkan, pada tahun 1997 pernah ada sekelompok mahasiswa dari Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta mencoba merunut muasal gerak tari Majapahit. "Mereka sampai melakukan meditasi segala di Trowulan. Tetapi apakah gerak an itu merupakan tarian Majapahit, kami juga tidak tahu karena gerakannya sungguh beda," ujar Setu sembari menambahkan bahwa saat itu sebagian di antaranya berada dalam kondisi setengah sadar atau trance.

Karena itulah, dalam menciptakan sejumlah jenis tari, para seniman kerap mengaitkan koreografi yang diciptakan berdasarkan cerita dalam berbagai kitab seperti tertulis dalam Pararaton atau Negarakertagama. Setu mengatakan, beberapa tarian yang sudah dikonstruksikan lagi itu ialah tari Gadjah Mada yang berintikan cerita saat Raden Wijaya dinobatkan sebagai raja.

Selain itu ada pula tarian yang menggambarkan kesedihan Hayam Wur uk saat hari ketujuh ditinggal mati ibundanya, Tribhuwana Wijayottunggadewi. Selain itu ada pula tarian Sawung Miak Prahoro dan Geger Brangwetan yang masuk dalam kelompok tari-tarian kolosal.

Lalu dari kelompok tari-tarian tunggal yang terpisah konteks, ada tari Tri Sa rkono, Prajurit Bhayangkari, Wiro Bastam, dan Mayang Rontek. Tarian Mayang Rontek untuk sementara kalangan relatif sering dipentaskan dan oleh karenanya dianggap menjadi salah satu yang mewakili.

Namun, tarian Mayang Rontek dianggap tidak mewakili kebudayaan Majapahit sesungguhnya oleh sebagian besar kalangan. Salah seorang tokoh muda Majapahit, Supriyadi (36) yang pada 7 Januari 2009 mendapat anugerah Upakarti untuk kategori produk pelestarian budaya dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono b eranggapan tari Mayang Rontek terlalu berbau gerakan pesisir.

"Selain itu lebih mirip ludrukan. Jadi tidak pas jika dijadikan tari Majapahit," kata Supriyadi yang beristrikan seorang seniman tari itu.

Ketua Lembaga Pengamatan Penelitian Keraton-Keraton se-Nusantara Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Gunarso G Kusumodiningrat mengatakan, tarian Majapahit bisa dilacak dari beragam jenis tarian yang sekarang masih ada di lingkungan keraton Surakarta dan Yogyakarta. Seperti tari Bedoyo Ketawang.

"Ini karena taria-tarian dari Surakarta dan Yogyakarta itu turunan dari Mataram yang sebelumnya berasal dari Majapahit," kata Gunarso yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Forum Silaturahmi Keraton Se- Nusantara.

Adapun menurut Direktur Peninggalan Pur bakala Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI, Junus Satrio Atmodjo menyebutkan bahwa upaya rekonstruksi tari-tarian Majapahit harus dilakukan dengan memperhatikan sumber-sumber sejarah yang ada. Menurut Junus, hal itu tidak bisa dilakukan sekedar dengan membayangkan kira-kira seperti apa kondisi masa lalu untuk kemudian divisualisasikan dalam bentuk koreografi tari.

Namun ia tetap mendukung upaya seniman tari untuk berupaya merekonstruksi bentuk tari-tarian dari masa Kerajaan Majapahit. Kerja kebudayaan yang dalam hal ini khususnya terfokus pada seniman tari diperlukan untuk mengungkap bentuk tari-tarian kerajaan terbesar di Nusantara yang pengaruh dan kekuasannya itu menyebar ke sebagian wilayah dunia itu. [ kompas.com ]

READ MORE - Lenyapnya Tari-Tarian Majapahit

Warna Pakaian Keberuntungan menurut Feng Shui di Tahun Kambing Kayu

Bagi masyarakat Tiongkok, memilih warna pakaian yang tepat diyakini akan membawa keberuntungan dan kesuksesan. Itulah sebabnnya Anda perlu mengetahui warna yang tepat untuk dipakai.

Menurut seni kuno dan ilmu feng shui, ada warna yang membawa keberuntungan dan menguras energi Anda. Feng shui merupakan ilmu yang tumbuh bersama kebudayaan Tiongkok. Ilmu tersebut berfungsi memperhitungkan segala hal yang dilihat melalui kaidah-kaidah air, angin, dan api.

Kepribadian warna feng shui didasarkan pada teori feng 5, yakni kayu, api, bumi, logam, dan air. Energi Anda pada dasarnya dijelaskan salah satu dari elemen-elemen tersebut. Elemen feng shui ini juga disebut sebagai elemen kelahiran pribadi dan ditentukan tahun lahir Anda.

Karena Tahun Baru Imlek dimulai pada hari yang berbeda setiap tahunnya, pastikan Anda mengetahui tahun lahir yang benar untuk tujuan feng shui. Ini penting karena dari pengetahuan itu akan memberikan memberikan elemen feng shui. Unsur-unsur itu disajikan dalam warna yang mendukung dan memelihara Anda, tapi juga ada yang melemahkan energi Anda.

Menurut KnowFengShui.com, 2015 adalah tahun elemen kayu feng shui alias domba/kambing kayu. Agar sinkron dan selaras dengan energi di tahun ini, penting bagi Anda untuk merangkul energi domba kayu yang berkuasa dan memakai warna dari elemen kayu feng shui.

Warna Pakaian Keberuntungan menurut Feng Shui di Tahun Kambing Kayu

Ketahui dahulu elemen feng shui dari kelahiran Anda lalu cari tahu warna mana yang terbaik dan yang harus dihindari.

1. Kayu
  • Warna terbaik: Hijau, cokelat, biru, hitam dan kuning.
  • Warna yang perlu dihindari: Merah, ungu tua, magenta, putih dan abu-abu.
2. Api
  • Warna terbaik: Hijau, cokelat, merah, ungu muda dan magenta.
  • Warna yang perlu dihindari: Biru, hitam dan kuning.
3. Tanah
  • Warna terbaik: Merah, ungu muda, magenta dan kuning.
  • Warna yang perlu dihindari: Abu-abu, putih dan biru.
4. Logam
  • Warna terbaik: Kuning, putih, dan abu-abu.
  • Warna yang perlu dihindari: Merah, ungu muda, magenta, biru, dan hitam.
5. Air
  • Warna terbaik: Biru, hitam, putih, dan abu-abu.
  • Warna yang perlu dihindari: Kuning, hijau, merah, ungu tua, dan magenta.
Untuk warna yang tercantum dalam 'warna untuk dihindari' bukan berarti Anda tidak bisa memakainya sama sekali, Anda hanya perlu untuk tidak memakainya terlalu sering. ( metrotvnews.com) 

READ MORE - Warna Pakaian Keberuntungan menurut Feng Shui di Tahun Kambing Kayu

Inilah Yang Perlu Diketahui dari Tahun Kambing Kayu

Sebetulnya perubahan dari tahun Kuda Kayu ke Kambing Kayu akan dimulai pada 4 Februari 2015. Kambing adalah elemen tanah sehingga 2015 akan didominasi oleh hubungan tanah dan kayu (yin). Sesuai siklus distruktif, kayu akan menghancurkan tanah.

Hal itu sebenarnya identik dengan tahun Kuda Kayu 2014. Dengan demikian, secara umum, tahun 2015 bukan tahun yang harmonis. Ya, akan terjadi banyak konflik, meski tak sekeras pada 2014. Namun, kesepakatan menyelesaikan konflik lebih mudah diperoleh tahun ini dibandingkan tahun lalu.

Bencana alam yang berhubungan dengan unsur tanah pun akan mewarnai perjalanan 2015, seperti lumpur, gempa bumi, dan tanah longsor. Bencana yang berhubungan dengan angin juga akan muncul, mengingat tahun ini Bintang Terbang Tiga ada di sektor tengah.

Inilah Yang Perlu Diketahui dari Tahun Kambing Kayu

Dalam fengsui Bintang Terbang, periode ke-8 adalah periode tahun 2004 sampai 2024. Angka 8 merupakan simbol anak muda. Artinya, anak muda masih menjadi fokus perhatian dunia, entah itu yang bersifat baik ataupun buruk.

Untuk yang buruk, sebut saja musibah tenggelamnya Kapal Shehwol di Korea Selatan atau pembantaian di sebuah sekolah di Pakistan. Kedua peristiwa itu memakan korban ratusan jiwa.

Yang positif, anak muda lebih berpeluang memegang peran hampir di setiap sektor. Pada ajang pemilihan umum, misalnya, anak muda lebih berpeluang unggul, dan ini telah terbukti dalam satu dekade ini.

Pada tahun Kambing Kayu ini, Bintang 5 ada di sektor barat. Bagi yang punya kamar tidur, pintu utama rumah, atau dapur di sektor ini harus waspada terhadap adanya kemungkinan timbulnya masalah.

Untuk mereduksi pengaruh buruk dari bintang itu, ada baiknya gantungkan lonceng angin logam di sektor ini. Bintang 2 terletak di sektor tenggara, juga bukan bintang yang baik. Untaian enam koin logam dapat diletakkan di pintu kamar di sektor ini. Bintang tahunan 3 di tengah, yang bermakna perselisihan akan lebih banyak terjadi. Penempatan benda warna merah di sektor tengah dapat mereduksi risiko ini. 

Tai Sui (Grand Duke) ada di sektor barat daya. Anda harus menghindari untuk "mengganggu" sektor ini. Caranya adalah dengan melakukan renovasi yang substansial di sektor ini. 

Salah satunya adalah memindahkan arah hadap kursi kerja Anda jika menghadap barat daya. Tahun ini, Shan Sa (Three Killings) ada di sektor barat. Untuk itu, hindari duduk membelakangi arah barat (menghadap timur). Ingat, jangan lakukan renovasi juga di sektor ini! 

Bisnis Di Tahun Kambing Kayu!
Sektor paling prospektif di tahun Kambing Kayu 2015 ini adalah bisnis yang termasuk dalam elemen Api.
Energi selalu berubah, karena waktu terus berjalan mengikuti siklus yang ada. Tiap pergantian jam, bulan, musim, dan tahun, energi selalu berubah. 

Pengaruh terbesar perubahan waktu tersebut adalah yang tahun. Perubahan dari tahun Kuda Kayu ke Kambing Kayu akan dimulai pada 4 Februari 2015.

Kambing adalah elemen Tanah sehingga 2015 akan didominasi oleh hubungan Tanah dan Kayu (Yin). Sesuai dengan siklus distruktif, Kayu akan menghancurkan Tanah. 

Hal itu sebenarnya identik dengan tahun Kuda Kayu 2014. Dengan demikian, secara umum tahun 2015 bukan tahun yang harmonis. Ya, akan terjadi banyak konflik meski tak sekeras pada 2014. Namun, kesepakatan menyelesaikan konflik lebih mudah diperoleh tahun ini dibandingkan tahun lalu. 

Bencana alam yang berhubungan dengan unsur Tanah pun akan mewarnai perjalanan 2015, seperti lumpur, gempa bumi, dan tanah longsor. Bencana yang berhubungan dengan angin juga akan muncul, mengingat tahun ini Bintang Terbang Tiga ada di sektor tengah.

Adapun sektor paling prospektif di tahun Kambing Kayu 2015 ini adalah bisnis yang termasuk dalam elemen Api. Beberapa bidang bisnis itu di antaranya bisnis hiburan, pasar modal, bahan kimia, penerbangan, energi, fesyen, mainan anak, dan rumah makan. 

Selain itu, bisnis berunsur Logam dan Kayu juga mendapat pengaruh positif. Yang termasuk dalam kelompok bisnis tersebut antara lain otomotif, pabrik besi/baja, perbankan, mesin-mesin, komputer, industri berteknologi tinggi, kertas, majalah, tekstil, percetakan, furnitur berbahan non-sintetis. 

Namun, ada juga bisnis yang kurang terdukung di tahun ini. Beberapa sektor bisnis itu yang mengandung elemen Tanah, diantaranya bisnis properti, asuransi, pertambangan, pengolahan, serta bahan makanan. ( kompas.com )

READ MORE - Inilah Yang Perlu Diketahui dari Tahun Kambing Kayu

Inilah Yang Perlu Diketahui dari Tahun Baru Imlek

Tahukah Anda Tentang Tahun Baru Imlek ... ??? . Yang Perlu Diketahui dari Tahun Baru Imlek . Tahun 2015 ini, 19 Februari adalah hari pertama Tahun Baru China, Tahun Kambing Kayu. Mengapa tahun ini Tahun Kambing Kayun? Apa artinya Kambing Kayu? Apa arti 1001 ritual yang dilakukan masyarakat Tionghoa menjelang tahun baru? Semua pertanyaan tentang Chinese New Year dan maknanya dibahas tuntas oleh fengshui master, Suhana Lim.

Siklus Waktu Kalendar Tionghoa


Kalendar Lunar / Imlek dibuat berdasarkan siklus dari bulan, formatnya berbeda dari kalendar Gregorian yang berpatokan siklus matahari, sedangkan konsep waktu Barat diwakili dengan bintang-bintang,

Dalam kalendar Tionghoa, awal tahun dimulai antara akhir Januari dan awal Februari, itulah mengapa perayaan tahun baru Imlek selalu berbeda setiap tahun. Metode yang populer dimana kita dapat melihat metode siklus ini adalah perekaman tahun ke dalam Dua Belas Tanda Hewan, atau shi er sheng xiao atau cap ji shio.Setiap tahun ditandai dengan kombinasi nama binatang atau shio yang dikenal dengan istilah 12 di zhi (12 cabang bumi) dan 10 thian gan (10 batang langit).

Inilah Yang Perlu Diketahui dari Tahun Baru Imlek

Kedua belas cabang bumi ialah Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing dan Babi. Kesepuluh batang langit ialah Yang Kayu, Yin Kayu, Yang Api, Yin Api, Yang Tanah, Yin Tanah, Yang Logam, Yin Logam, Yang Air dan Yin Air. Oleh karena itu, setiap dua belas tahun binatang atau shio yang sama akan muncul.

Tahun 2015 ini, tahun baru imlek atau yang lebih umum dikenal dengan sebutan Sin Cia jatuh pada 19 Februari. Kali ini adalah tahun Kambing berunsur Kayu, (populer disebut juga sebagai Tahun Kambing Kayu).

Shio juga menandakan fungsi sosial yang berguna untuk mencari tahu umur seseorang. Daripada menanyakan berapa umur seseorang, seringkali orang hanya bertanya apa shio dari orang tersebut. Ini akan menaruh orang tersebut dalam siklus 12 tahun, dan dengan sedikit akal sehat, kita bisa menghitung umur orang tersebut.

Legenda Shio

Terdapat beberapa versi dari asal usul dua belas shio. Salah satu yang populer adalah sebagai berikut:

Asal mulanya Yu Huang / Yu Di (Jade Emperor) atau biasa disebut Tian Gong, beliau ingin memilih 12 hewan untuk menentukan lamanya waktu dalam sehari, oleh karena ada banyak hewan didunia ini maka beliau mengadakan lomba, mengundang seluruh hewan untuk datang menghadap.

Ke-12 hewan yang pertama menghadap akan terpilih sebagai pemenang dan dipakai sebagai penunjuk waktu dan urutannya dibuat berdasarkan siapa yang sampai dahulu dihadapan kaisar dan seterusnya. Sebenarnya yang tiba paling awal adalah kerbau, tapi tikus waktu itu naik diatas kepala kerbau dan menjelang garis akhir tikus serta merta melompat mendahului kerbau.

Berikut ini adalah urutan hewan yang sampai di hadapan Kaisar yang kemudian dijadikan acuan penunjuk waktu dan tahun kelahiran ::
  • Tikus kelahiran tahun 1924, 1936, 1948, 1960, 1972, 1984, 1996, 2008.
  • Kerbau kelahiran tahun 1925, 1937, 1949, 1961, 1973, 1985, 1997, 2009.
  • Macan kelahiran tahun 1926, 1938, 1950, 1962, 1974, 1986, 1998, 2010.
  • Kelinci kelahiran tahun 1927, 1939, 1951, 1963, 1975, 1987, 1999, 2011.
  • Naga kelahiran tahun 1916, 1928, 1940, 1952, 1964, 1976, 1988, 2000, 2012.
  • Ular kelahiran tahun 1917, 1929, 1941, 1953, 1965, 1977, 1989, 2001, 2013.
  • Kuda kelahiran tahun 1918, 1930, 1942, 1954, 1966, 1978, 1990, 2002, 2014.
  • Kambing kelahiran tahun 1919, 1931, 1943, 1955, 1967, 1979, 1991, 2003, 2015
  • Monyet kelahiran tahun 1920, 1932, 1944, 1956, 1968, 1980, 1992, 2004, 2016
  • Ayam kelahiran tahun 1921, 1933, 1945, 1957, 1969, 1981, 1993, 2005, 2017
  • Anjing kelahiran tahun 1922, 1934, 1946, 1958, 1970, 1982, 1994, 2006, 2018
  • Babi kelahiran tahun 1923, 1935, 1947, 1959, 1971, 1983, 1995, 2007, 2019
Shio: Penentu Karakter dan Nasib?

Karakter kedua belas jenis hewan ini juga dipercaya sebagai lambang dari karakter dan nasib seseorang. Kita bertendensi ingin tahu bagaimana masa depan, makanya “ramalan” 12 shio disetiap awal tahun menjadi bacaan favorit. Tetapi fakta sebenarnya, “ramalan” itu salah-salah dapat menjadi sesuatu yang merugikan. Merugikan dalam arti membuat kita bersikap mem-pre-destined hidup setahun kedepan.

Masalahnya semua “ramalan” yang ada hanyalah bersifat umum dan keakuratannya juga hanya 25 persen. Mengapa begitu? Semua “ramalan” yang ada setiap tahun hanya menganalisis tahun kelahiran saja. Berpikirlah lebih kritis, kalau “ramalan-ramalan” tadi benar, bukankah berarti di dunia ini hanya ada 12 macam nasib saja? Untuk menghitung dengan lebih akurat dan personal, harus dihitung jam, tanggal, bulan dan tahun kelahiran kita.

Kalau memang serius ingin mengetahui “what is in store” untuk kita, buatlah analisa ba zi (four pillars) secara benar. Kalau tidak bisa, mintalah bantuan profesional. Dengan begitu kita akan mendapatkan gambaran secara jelas dan lengkap mengenai “blue print” perjalanan hidup.

Tradisi Tahun Baru Imlek

Tahun Baru Imlek atau Sin Cia lebih dari sekedar urusan ang pau. Sin Cia adalah perayaan menyambut musim semi. Tibanya musim semi dirasakan sebagai sesuatu yang membawa kegembiraan, simbol tumbuhnya sesuatu yang baru dan memberikan harapan baru dalam hidup. Itulah mengapa Sin Cia disebut juga sebagai Chun Jie / Spring Festival. Perayaan Sin Cia dimulai pada hari pertama bulan kesatu (zheng yue) berdasar penanggalan tradisional Tionghoa, dan berakhir pada hari ke lima belas (lebih dikenal sebagai Lantern Festival / yuan xiao jie / cap go meh).

Merah adalah warna dominan pada perayaan Sin Cia. Merah identik dengan kebahagiaan, merah juga simbol dari kebaikan hati, kebenaran dan ketulusan hati. Selain itu bunyi karakter “merah” atau “hung” identik dengan karakter “makmur.” Itulah mengapa warna merah menjadi warna kesukaan masyarakat Tionghoa, apalagi pada masa perayaan Sin Cia.

Selain dari itu, menurut legenda, ribuan tahun silam ada makhluk ganas yang disebut sebagai Nien / Nian. Nien selalu datang ke desa-desa setiap hari pertama diawal tahun untuk memangsa hewan peliharaan, hasil panen, bahkan penghuni desa terutama anak-anak. Untuk melindungi diri, penghuni desa menyediakan makanan di depan rumah mereka untuk Nien. Setelah menyantap makanan yang disediakan, Nien akan pergi. Suatu waktu, mereka melihat Nien ketakutan melihat anak kecil berbaju merah.


Sejak saat itulah timbul kebiasaan untuk menggunakan / menempel kertas merah di rumah setiap Sin Cia. Selain itu penghuni desa juga membakar petasan (berwarna merah dan juga mengeluarkan bunyi) untuk menghalau Nien. Sejak saat itu Nien tidak berani datang mengganggu penduduk desa. Akhirnya Nien ditaklukan dan ditangkap oleh Hongjun Laozu (pendeta Daoist) dan dirubah menjadi gunung Hangjun Laozu.

Beberapa aktivitas yang dilakukan dalam menyambut dan merayakan Sin Cia:

Membersihkan rumah:
Sebelum tibanya tahun baru, sangat penting untuk memastikan rumah dalam kondisi bersih secara paripurna. Simbolisme membersihkan rumah dari semua ketidak beruntungan dari tahun lalu.
Mendekor rumah: 

Pintu dan jendela di cat ulang (umumnya dan traditionally dengan warna merah). Selain itu pintu dan jendela di tempeli dengan kertas yang bertuliskan kata atau kalimat bermakna baik. Yang paling umum dan favorit ialah kertas dengan karakter “fu” atau “keberuntungan” Tidak sedikit yang sengaja menempelkannya secara terbalik. Kata “terbalik” kalau diucapkan ialah “dao” yang juga berarti “tiba,” jadi maknanya menjadi “keberuntungan tiba” atau “fu dao.”
Membeli pakaian dan sepatu baru, menggunting rambut juga dilakukan sebagai manifestasi dari membuang kesialan dan awal baru yang baik

Makan malam reuni (nien yue fan) 

Bersama seluruh anggota keluarga pada malam sebelum tahun baru. Ini sebagai ungkapan kebersamaan dan keutuhan keluarga dalam menyambut tahun baru. Malam sebelum Sin Cia dikenal sebagai “chuxi” yang artinya “malam pergantian tahun.”
Melunasi utang:

Kebiasaan untuk melunasi (paling tidak, mengurangi jumlah) utang sebelum Sin Cia dilandasi pada kepercayaan agar di tahun baru nanti kehidupan tidak dibebani dengan banyak utang.
Memberikan ang pau:

Tradisi memberikan ang pau / lai see /hong bao / fung bao kepada anak.-anak merupakan simbol dari “meneruskan” keberuntungan kepada generasi berikutnya.Umumnya pasangan yang sudah menikah dan orang tua memberikan kepada yang lebih muda dan belum menikah.
Ang pau juga dikenal dengan sebutan ya sui qian yang artinya “uang untuk menghilangkan roh jahat.”Jumlah uang yang diberikan harus genap (dihitung dari digit pertama) misalnya 20, 40, 60, dan seterusnya. Untuk ang pau tidak boleh angka ganjil (30, 50, 70, dan seterusnya) karena angka ganjil diberikan untuk bai pao (uang yang diberikan saat melayat kematian).
Memasang hiasan bunga Mei. Bunga Mei /Mei Hua /Plum Blossom merupakan bunga yang mekar pada musim semi, simbol dari adanya harapan pada saat susah dan penuh tantangan. Bunga Mei adalah simbol dari musim semi.
Menyiapkan dan menghidangkan makanan-makanan khas Sin Cia:
  • Nian Gao atau kue keranjang. Disebut kue keranjang karena cetakannya yang terbuat dari keranjang. Nian sendiri berarti tahun dan Gao berarti kue. Gao juga homonim dengan kata “tinggi”, itulah mengapa kue keranjang sering disusun tinggi/bertingkat-tingkat. Makna di balik ini ialah pengharapan agar rezeki dan kemakmuran akan semakin tinggi. Pada masa silam, semakin tinggi susunan nian gao maka semakin tinggi pula status sosial keluarga tersebut.
  • Ikan merupakan hidangan favorit, apalagi di hari Sin Cia. Ikan adalah simbol rezeki karena bunyi karakter “ikan (yu)” sama seperti karakter :”berlebih.” Makanya ada ungkapan “nian nian you yu” yang artinya “setiap tahun berlebih (rezekinya).”
  • Bakmi, hidangan wajib yang juga favorit ini disajikan tanpa putus dari ujung awal ke ujung akhir (dalam satu untaian panjang). Ini simbol dan harapan agar dikaruniai panjang umur.”
  • Yu Sheng atau Yee Sang adalah hidangan salad ikan, yang dipercaya sebagai hidangan yang dapat membawa keberuntungan.
  • Jeruk Bali. Dalam bahasa Mandarin, buah jeruk disebut sebagai “ji” yang homonin dengan kata “selamat,” Jeruk Bali merupakan jenis jeruk yang berukuran paling besar, jadi berarti “besar selamat alias amat selamat.” Dipilih yang masih ada daun di dekat buahnya, yang berarti “amat selamat nya akan terus bertumbuh/berlangsung sepanjang tahun.” Selain jeruk Bali, jeruk dari jenis Mandarin dan Sunkist juga menjadi favorit. Warnanya yang kuning (mirip warna emas) menyimbolkan kemakmuran.
  • Aneka permen dan makanan kecil manis lainnya. Semuanya ini agar kehidupan senantiasa “manis” pada tahun baru mendatang.
Selama perayaan Sin Cia, terdapat beberapa hal yang ditabukan
Menyapu dianggap dapat “menyapu” rezeki keluar dari rumah, memecahkan barang juga berarti “memecahkan” kebahagiaan dalam hidup. Begitu pula dengan penggunaan benda tajam (pisau, gunting), dianggap tidak baik karena dapat “memotong” keberuntungan. Itulah sebabnya aktivitas di atas diusahakan tidak dilakukan/terjadi pada saat Sin Cia.
15 Hari Perayaan Tahun Baru


Secara tradisional, perayaan Sin Cia berlangsung selama 15 hari, kegiatan yang dilakukan adalah:

Hari ke-1, sejak tengah malam menjelang Sin Cia, upacara sembahyang menyambut kedatangan dewa-dewi dilakukan. Pintu, jendela dibuka, lampu-lampu dinyalakan. Agar keberuntungan tahun baru masuk dan kehidupan terang sepanjang tahun. Upacara menyambut tahun baru juga banyak dilakukan di rumah-rumah ibadah. Hari ini, pakaian baru dikenakan, yang lebih muda mencari yang lebih tua di keluarga dan mengucapkan “Xin Nian Kuai Le (Mandarin) / Sin Ni Khoai Lok (Hokkian) / San Nin Faai Lok (Cantonese)”yang artinya “Selamat Tahun Baru.” Sudah menjadi tradisi, orang tua akan memberikan ang pau kepada anak-anaknya. Yang lebih tua juga memberikan ang pau kepada yang lebih muda. Hari pertama ini aktivitas dan kunjungan umumnya difokuskan kepada keluarga inti dan dekat.

Hari ke-2, hari dimana melakukan sembahyang kepada dewa-dewi dan leluhur. Mengucap syukur atas berkah dan lindungan yang diberikan. Mengenang leluhur yang sudah tiada, yang mana tanpa mereka tidak akan ada diri kita. Bagi pebisnis dari etnik Cantonese (Kong fu), hari ini mereka melakukan doa “Hoi Nin” dengan pengharapan agar bisnis mereka lebih berkembang dan sukses dan memulai aktivitas bisnis lagi. Hari ini juga dipakai untuk mengunjungi dan bersilahturahmi dengan handai taulan dan sahabat.

Hari ke-3 dan ke-4, umumnya kedua hari ini kurang “diminati” dan dianggap tidak baik untuk menyambangi sahabat dan relasi, juga tidak “bagus” untuk memulai aktivitas bisnis. Latar belakang nya ialah karena :
  • Kedua hari ini dikenal sebagai “chi kou,” yang artinya “mudah terlibat perdebatan”, penyebabnya karena hidangan goreng yang dikonsumsi selama kedua hari pertama Sin Cia.
  • Keluarga yang salah satu anggota dekatnya meninggal selama 3 tahun terakhir tidak akan keluar rumah, ini sebagai penghormatan kepada almarhum/mah. Jadi hari ketiga Sin Cia umumnya dipakai untuk berziarah ke kuburan, mendoakan anggota keluarga yang sudah tiada.
Hari ke-5, bagi komunitas yang berada atau berasal dari Tiongkok Utara, hari ini mereka menyantap jiao ze (dumpling).pada pagi hari kelima ini. Hari ini dikenal sebagai “po wu” atau “break five.” Hari ini juga adalah hari ulang tahun Dewa Kekayaan, jadi bagi yang percaya akan melakukan sembahyang khusus bagi Dewa Kekayaan. Umumnya hari ini semua kegiatan bisnis sudah buka dan dimulai lagi. Aktivitas menyapu sudah diperkenankan lagi.

Hari ke-6, diisi dengan mengunjungi rumah ibadah, famili dan teman yang masih belum sempat ditemui.

Hari ke-7, disebut sebagai “ren ri” atau “hari ulang tahun semua orang.” Hari ini dianggap sebagai hari dimana semua orang bertambah usianya. Hari dimana hidangan yu sheng (salad ikan) disantap. Orang-orang akan berkumpul dan bersama-sama melambungkan yu shengYu sheng

Hari ke-8, bagi orang-orang Hokkian, hari ini mereka mengadakan makan malam reuni lagi.

Hari ke-9, Hari ulang tahun Dewa Jade Emperor, jadi saatnya untuk memanjatkan doa dan mengucapkan selamat ulang tahun bagi Dewa Jade Emperor. Hari ke-9 ini disebut-sebut juga sebagai hari Sin Cia-nya orang Hokkian. Ini disebabkan pada hari ini orang Hokkian melakukan sembahyang mengucap syukur kepada Thian (Tuhan) dengan sajian utamanya adalah tebu. Tebu dipakai dan diperingati, karena berabad-abad silam suku Hokkian dapat selamat dari pembantaian dengan bersembunyi di perkebunan tebu.

Hari ke-10 sampai hari ke-12, hari-hari meneruskan perayaan Sin Cia dengan keluarga dan sahabat.

Hari ke-13, hari dimana makanan vegetarian (cia cai) dikonsumsi. Ini perlu dilakukan untuk “membersihkan” perut setalah dua minggu mengkonsumsi aneka makanan.

Hari ke-14, dipakai untuk menyiapkan diri untuk perayaan Cap Go Meh.

Hari ke-15, menandakan malam dengan bulan purnama yang pertama kalinya setelah Sin Cia, makanya disebut juga sebagai yuan xiao jie (malam pertama bulan purnama) atau Cap Go Meh (dialek Hokkian). Makan malam reuni diadakan lagi. Tang yuen (semacam onde dengan isi), simbolisme dari bulan purnama dan kebersamaan dikonsumsi.

Selama Cap Go Meh, lampion menjadi hiasan utama. Orang-orang membawa lampion dan berdoa di rumah ibadah. Perayaan ini diasosiasikan sebagai membimbing roh-roh jahat dan tersesat agar dapat “kembali” ke sang Pencipta. Juga sebagai sarana untuk menciptakan hubungan yang baik antara individu, keluarga, alam semesta dan sang Pencipta agar cahaya/ terang (baca: kebaikan) selalu menyertai kita selama setahun..

Demikianlah perayaan Sin Cia diawali pada bulan baru di hari pertama dan berakhir pada bulan purnama di hari ke lima belas adalah tradisi dan perayaan yang kaya dan sarat dengan makna yang adhi luhur dan positif. Bukan sekedar hura-hura dan urusan memberikan ang pau saja.

“Xin Nian Kuai Le, Wan She Ru Yi” berarti “Selamat Tahun Baru, Semoga Semua Urusan Lancar.” “Gong Xi Fa Cai berarti “Selamat Tahun Baru, Semoga Sejahtera” adalah dua dari banyak ucapan selamat yang umum didengar selama perayaan Sin Cia.

“Selamat Sin Cia bagi yang merayakan, Semoga kesehatan, kebahagiaan dan kesejahteraan selalu menyertai kita semua. Gong Xi Fa Cai!”.
dan berharap agar kekayaan dan kemakmuran yang tinggi dan berkesinambungan. kalau diucapkan sama bunyinya dengan “bertambah surplusnya.”

READ MORE - Inilah Yang Perlu Diketahui dari Tahun Baru Imlek

Inilah Beberapa Metoda Pengobatan Yang Paling Aneh Di Seluruh Dunia

Pengobatan AIDS Afrika Selatan: Bercinta dengan Perawan

Sebuah survey menemukan lebih dari 1/3 masyarakatnya percaya pada pengobatan kuno yang unik ini. Yap.. bercinta dengan perawan, yang dipercayai mampu membersihkan kuman2 dalam tubuh penyebab penyakit AIDS. Mitos ini muncul di Afrika Selatan yang merupakan negara dengan tingkat kekerasan seksual tertinggi.

Pengobatan Inggris Kuno untuk Malaria: Jaring Laba-laba

Beberapa dekade lalu saat sebuah wabah malaria menjalar secara cepat di berbagai belahan dunia, bermacam pengobatab digunakan untuk mengatasi penyakit ini. Salah satu obat yang paling unik waktu itu adalah tablet yang dibuat dari gulungan jaring laba2. Bukti dari khasiat tablet ini memang telah memudar beberapa abad lalu namun kini justru telah dikembangkan obat sejenis berbahan laba-laba yang masih hidup. Wew


Beberapa Metoda Pengobatan Yang Paling Aneh Di Seluruh Dunia

Pengobatan Mesir Kuno untuk Infeksi Mata: Darah Kelelawar

Masyarakat Mesir kuno pernah mengalami masa-masa sulit saat wabah kebutaan menyerang wilayah itu, karena curah matahari yang cukup tinggi serta diperparah dengan adanya badai gurun. Untuk menangani masalah ini, para dokter di zaman Mesir kuno menggunakan darah kelelawar yang diteteskan pada mata pasiennya. Mereka berpikiran bahwa kelelawar memiliki pandangan yang tajam sehingga obat ini mereka gunakan pada para pasiennya.

Obat Sakit Perut dari Cina: Empedu Monyet

Empedu monyet merupakan pengobatan yang telah lama digunakan masyarakat Cina. Bukan hanya untuk penyakit mata, obat ini digunakan juga sebagai ramuan anti sakit perut. Sedangkan darah dari monyet-monyet ini digunakan untuk obat kuat. Di Indonesia pun masih ada yang memakai kera sebagai obat. Mereka menggunakan otak kera sebagai obat penyakit impotensi.

Obat anti Penuaan: Mandi Bir

Di kota Chodova Plana, Czech Republic, terdapat sebuah pusat kesehatan bir yang merupakan pertama dan satu-satunya di dunia. Di sana mereka menawarkan perawatan dengan sarana mandi air hangat yang dicampur dengan air mineral dan juga bir. Terapi ini diyakini mampu mencegah dari penuaan terutama bagi para wanita. Hmm

Obat Radang Tenggorokan: Kotoran Anjing

Album graecum merupakan sebutan untuk kotoran anjing ato hyena yang telah memutih karena berda di udara terbuka. Jaman dahulu kotoran anjing ini digunakan untuk pengobatan tradisional dan biasanya dicampur dengan madu. Campuran kotoran anjing plus madu ini mampu membersihkan tenggorokan sehingga diyakini mampu mengobati peradangan pada tenggorokan.

Obat Impotensi dari Peru: Jus Kodok

Sering disebut dengan Viagra dari Peru. Sangat cocok untuk mereka para pengidap lemah syahwat. Permintaan pasar untuk produk Extracto de rana (Jus Kodok) ini sangat tinggi di kota Lima, Peru. Selain untuk impotensi, jus ini juga mampu mengobati penyakit lainnya seperti, asma, bronkitis, dan penyakit pernafasan lainnya. Namun ada satu bahan campuran yang ternyata meningkatkan khasiat dari jus ini yaitu Maca, yang berupa tumbuhan sebagai obat kuat berasal dari Amerika Selatan.

READ MORE - Inilah Beberapa Metoda Pengobatan Yang Paling Aneh Di Seluruh Dunia

Memahami Fenomena Pengemis Di Bulan Ramadhan

Memahami Fenomena Pengemis Di Bulan Ramadhan. Tidak mudah membujuk Dora (15) bicara. Gadis itu selalu menutup mulut bila ditanya seputar pekerjaannya menjadi pengemis di salah satu lampu merah Tanah Abang, Jakarta. Bagi gadis asal Kuningan, Jawa Barat ini, mengemis itu aib.

Dora mengaku terpaksa menjadi pengemis. Dia juga siap menjadi buron para Satpol PP saat menertibkan gepeng sepertinya.

"Jangan diliput Mas, malu. Nanti orang kampung jadi tahu," kata Dora yang sempat menghuni Panti Sosial Kedoya, saat disapa detikRamadan di Stasiun Tanah Abang, Senin (31/8/2009).

Dora merantau ke Jakarta awal puasa kemarin. Di kampungnya, dia hanya menjadi buruh tani. Begitu juga kedua orangtuanya Maksud (45) dan Imah (40).

Saat ini, keluarga buruh tani tersebut menjadi pengemis karbitan selama Ramadan untuk menambah penghasilan.

"Per hari bisa dapat 100.000 sampai 200.000 rupiah. Itu sudah sama bapak," ujar Dora mulai membuka diri.

Dari kampungnya, terdapat sejumlah pengemis karbitan yang didrop ke Jakarta bersama-sama. Ia tidak tahu siapa bos pengemis itu. Dora hanya tahu, bila tidak mengemis di Ramadan ia tidak memperoleh uang Lebaran.

"Kalau di kampung saja, paling cuma dapat sedekah dari masjid. Cuma Rp 50.000. Buat beli baju saja tidak bisa," cetus Maksud yang tiba-tiba datang.

Menurut Maksud, sejumlah lembaga zakat sempat menggelontorkan bantuan di kampungnya. Tetapi syaratnya cukup rumit, harus yatim/piatu, lembaga dakwah (masjid atau sekolah), atau pun untuk modal dagang.

Sementara untuk buruh tani sepertinya yang ketrampilannya hanya bisa bertani tanpa bisa 'bertukang' sulit memperoleh bantuan lembaga zakat dan sedekah.

"Kalau di kampung ada yang dapat bantuan ya kayak tukang kayu, tukang montir dibuat bengkel atau nambah alat. Kalau kayak saya, tidak," kata Maksud polos.

Nah, kelas buruh tani tanpa tanah dan alat produksi itu yang nampaknya luput dari para pengelola lembaga zakat dan infak. Mainstream lembaga zakat yang kapital memberikan modal dalam bentuk modal usaha atau beasiswa untuk mengentaskan si miskin. Tidak bisa menjangkau kelas buruh tanpa alat produksi seperti Maksud.

"Yang ke sini (jadi pengemis) ya kayak saya. Di kampung nggarap sawah (milik orang). Kalau tukang kayu atau tukang bangunan masih ada pekerjaan," pungkas Maksud detil.

Selain bantuan lembaga zakat dan infak, sejumlah perusahaan mengucurkan bantuan dalam bentuk (Cooporate Social Responsibility ). Lagi-lagi syaratnya kurang lebih sama, bantuan tersebut harus efektif.

"Selama saya belum punya tanah garapan sendiri ya akan seperti ini terus," kata Maksud mengiris. [ dakta.com ]

READ MORE - Memahami Fenomena Pengemis Di Bulan Ramadhan

Awas .... !!! Strategi Baru Para Dokter Merampok Pasiennya

Awas .... !!! Strategi Baru Para Dokter Merampok Pasiennya - Perselisihan antara Prita Mulyasari melawan Rumah Sakit Omni Internasional pernah menjadi perhatian nasional. Berhari-hari beritanya muncul di media cetak dan elektronik. Ada kesan bahwa Rumah Sakit Omni Internasional bersikap arogan, bahkan diduga bersekongkol dengan Kejaksaan Tangerang karena kejaksaan memasukkan Prita yang masih mempunyai anak susuan itu harus masuk penjara.

Dukungan bagi Prita pun memuncak melalui Facebook dan berhasil mengumpulkan lebih dari sejuta simpatisan. Bahkan, ketika diberitakan bahwa Rumah Sakit Omni meminta ganti rugi dan nampaknya pengadilan mengabulkan tuntutan itu, muncul gagasan untuk mengumpulkan koin bagi Prita. Konon dalam waktu singkat koin yang terkumpul mencapai lebih dari Rp600 juta.



http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRRCIxqY-LearadXDkBeEaJKsUXw5dJb5JrM3o-Mo02ETBBcM1LyA


Suatu prestasi gerakan masyarakat yang mengagumkan. Gerakan yang melambangkan perlawanan rakyat terhadap arogansi karena merasa lebih kuat, dan simbol perlawanan kepada sistem peradilan yang dianggap berpihak kepada yang lebih kuat. Prita pun kemudian berjanji akan memanfaatkan uang sumbangan pendukungnya itu untuk membantu pasien-pasien lain yang mengalami perlakuan serupa.

Di balik perlawanan masyarakat terhadap ketidakadilan itu, masalah yang sebenarnya adalah lemahnya posisi tawar pasien terhadap pelayanan medik di negeri ini. Kalangan pengusaha rumah sakit dan profesi kedokteran seperti tembok yang tidak dapat ditembus kritik ketika pasien merasa diperlakukan tidak seperti yang seharusnya.

Di sisi lain pihak pemerintah tidak mempunyai alat atau mekanisme untuk menjamin bahwa layanan medik di rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta, memenuhi standar mutu yang seharusnya. Maka, ketika pasien mengalami hal yang mengecewakan, tidak ada tempat lagi untuk mengadu. Bahkan, ketika Prita mengadu kepada teman-temannya melalui email, iapun dikenakan tuduhan mencemarkan nama baik. Pihak pengadilan pun tidak mempertanyakan kepada penuntut apakah benar mereka memiliki nama baik.

Ketika Prita memperoleh dukungan yang massif dari masyarakat, barulah pihak rumah sakit dan dokter mulai sadar bahwa citra mereka tidaklah sebaik yang mereka duga sebelumnya. Tetapi apakah kasus Prita ini menjadi pelajaran untuk memperbaiki diri?

Dari laporan-laporan yang saya terima, kasus seperti Prita ini masih terus saja terjadi. Hanya saja ketika pasien mencoba mempertanyakan, pihak dokter dan rumah sakit memakai siasat baru. Yaitu menggertak dengan mengajukan “lawyer” mereka. Dan pengacara mereka itupun kemudian memakai gaya “stick and carrot”. Menawarkan ganti rugi sesuai maunya atau akan mempersulit pasien melalui pengadilan.

Ganti rugi yang ditawarkan pun tanpa melihat seberapa besar kerusakan atau kerugian yang diderita pasien akibat kesalahan tindakan medik yang diterimanya. Kalau tidak mau, silakan cari pengacara. Untuk pasien yang hanya berjualan gado-gado dan buta hukum, tidak tahu ke mana ia harus mencari pengacara yang mau membelanya. Semua harus menggunakan uang. Maka seperti kata pepatah, lepas dari mulut buaya jatuh ke mulut singa.

Kasus Prita hanya membuat pengusaha pelayanan medik lebih berhati-hati agar tidak tercium media massa, tetapi tidak membuat mereka memperbaiki mutu pelayanannya. Pemerintah pun lupa untuk mengawasinya. Semua kembali seprti biasa. Business as usual, kata orang Inggeris.

Maka muncul pertanyaan, ke mana Prita Mulyasari yang pernah berjanji akan membantu pasien yang mengalami kasus serupa dirinya? Mengapa sekarang diam seribu basa. Tidak pula jelas alamatnya jika ada yang hendak meminta pertolongan. Meskipun sumbangan masyarakat itu diberikan secara ikhlas, secara moral ia seharusnya menunjukkan akuntabilitasnya.

Prita bernasib baik karena peristiwa yang dialaminya terjadi menjelang pemilihan Presiden. Sehingga perhatian kepadanya juga diperoleh dari para calon presiden yang sedang mencari simpati rakyat. Tetapi bagi pasien-pasien lain, jangankan dijenguk presiden atau mereka yang ingin mencalonkan diri jadi presiden. Didengar pun tidak. Dari pengalaman ini makin jelas bahwa perhatian pemimpin kepada rakyat hanyalah sebatas ketika mereka membutuhkan dukungan rakyat. Setelah itu? Habis manis sepah dibuang. ( metrotvnews.com )

READ MORE - Awas .... !!! Strategi Baru Para Dokter Merampok Pasiennya