Apa Yang Terjadi Bila Anda Mengunyah Makanan Terlalu Cepat? - Tidak sedikit orang yang makan dengan hanya mengunyah makanan beberapa kali dan kemudian buru-buru menelannya. Cara ini mungkin bisa menghemat waktu makan tetapi tidak untuk tubuh Anda. Apa yang terjadi bila mengunyah makanan terlalu cepat?
Bila Anda dikejar waktu, makan bergegas atau terlalu cepat sesekali tentu tidak akan menimbulkan banyak masalah selain sakit perut. Namun jika makan cepat sudah menjadi kebiasaan Anda, maka ada beberapa masalah kesehatan yang mengintai.
Berikut beberapa masalah kesehatan yang terjadi bila orang terbiasa makan terlalu cepat, seperti dilansir MedlinePlus, Sabtu (28/5/20110:
1. Sakit perut (indigestion and upset stomach)
Bila Anda makan terlalu cepat akan meningkatkan risiko gangguan pencernaan seperti sakit perut atau upset perut. Upset perut dan pencernaan biasanya memiliki banyak gejala misalnya sensasi terbakar dengan perasaan berat di perut (rasanya seperti makan batu), rasa pahit di mulut dan sakit di bagian perut.
Bila gangguan pencernaan ini sudah sangat parah, kadang-kadang sering dikira serangan jantung. Ketidaknyamanan tersebut biasanya mereda ketika tubuh memiliki kesempatan untuk memecah makanan yang terlalu cepat ditelah tersebut.
2. Berat badan naik dan oberitas
Otak dan perut bekerja sama untuk mengendalikan nafsu makan dan proses tersebut tidak terjadi secara instan. Dibutuhkan waktu sekitar 20 menit bagi perut untuk berkomunikasi dengan otak dan memberi tahu bahwa Anda sudah merasa kenyang.
Jika Anda makan terlalu cepat, kalori akan menumpuk sebelum tubuh memiliki kesempatan memberitahu otak bahwa Anda sudah merasa kenyang. Karena mengandalkan ketidaknyamanan di perut (kepuasan emosional) dan bukan dari sinyal otak, maka orang yang makan terlalu cepat akan mengonsumsi terlalu banyak kalori yang membuatnya berisiko menjadi gemuk dan obesitas (kegemukan).
3. Tidak peka dengan sinyal lapar dan kenyang
Menurut Peace Health Medical Group of Washington, Alaska and Oregon, orang yang makan terlalu cepat tidak akan peka dengan sinyal rasa lapar dan kenyang. Dan bila kebiasaan makan terlalu cepat tidak diubah, maka Anda bisa kehilangan sinyal rasa lapar dan kenyang sama sekali. Bila hal ini terjadi, maka Anda dapat makan kapanpun sesuai dengan emosi bukan lagi sinyal dari tubuh dan otak. ( detik health )
- Wanita Menikah Banyak Mati Karena Stres. Sebuah studi menyebutkan bahwa wanita akan lebih panjang umur jika tidak menikah. Wanita yang menikah justru lebih cepat meninggal dunia ketimbang mereka…
- HARI belum terang tanah. Pukul lima pagi. Ismail sudah terjaga. Padahal hari Kamis pekan lalu itu, karyawan 37 tahun ini sedang berlibur. Mestinya dia masih bisa menikmati kehangatan selimut.…
- Mengapa Harus Memutihkan Kulit Sih?. Warna kulit yang putih hingga saat ini masih dijadikan ukuran kecantikan perempuan Indonesia sehingga banyak wanita yang ingin menjadikan kulitnya lebih putih,…
- Gosip memang lekat dengan persepsi negatif. Tapi dalam dunia psikologi, bisik-bisik tetangga ini bisa berakibat baik karena gosip adalah bagian dari kehidupan manusia. Adalah psikolog Frank…
- Tanamkanlah Moral Agama Pada Anak Sejak Dini. Agama berperan penting bagi perkembangan moral anak. Untuk itu,menanamkan agama pada anak sejak dini sangat penting. Anak juga akan memahami agama yang…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar