Coba Amati Warna Air Seni Anda... !!! dan Deteksi penyakit sejak dini bisa Anda lakukan sendiri melalui pemantauan terhadap perubahan warna urin. Meskipun tidak selalu bisa dijadikan pedoman, ada baiknya Anda mengetahui hal ini untuk berjaga-jaga.
Kuning jernih
Urin berwarna kuning jernih merupakan pertanda bahwa tubuh Anda sehat. Urin ini tidak berbau. Hanya saja, beberapa saat setelah meninggalkan tubuh, bakteri akan mengontaminasi urin dan mengubah zat dalam urin sehingga menghasilkan bau yang khas itu.
Kuning tua atau pekat
Ini disebabkan karena tubuh mengalami kekurangan cairan. Bila terjadi di pagi hari, pertanda masih normal, karena memang semalaman tubuh kita tidak kemasukan cairan. Namun bila terjadi terus sepanjang hari, segera periksakan diri Anda ke dokter, karena bisa jadi itu merupakan tanda tahap awal penyakit liver.
Kuning jernih
Urin berwarna kuning jernih merupakan pertanda bahwa tubuh Anda sehat. Urin ini tidak berbau. Hanya saja, beberapa saat setelah meninggalkan tubuh, bakteri akan mengontaminasi urin dan mengubah zat dalam urin sehingga menghasilkan bau yang khas itu.
Kuning tua atau pekat
Ini disebabkan karena tubuh mengalami kekurangan cairan. Bila terjadi di pagi hari, pertanda masih normal, karena memang semalaman tubuh kita tidak kemasukan cairan. Namun bila terjadi terus sepanjang hari, segera periksakan diri Anda ke dokter, karena bisa jadi itu merupakan tanda tahap awal penyakit liver.
Kemerahan
Urin mengandung darah. Kondisi ini bisa menandakan gangguan batu ginjal dan kandung kemih. Namun bisa juga karena Anda mengonsumsi obat pencahar secara berlebihan.
Kecoklatan
Pertanda terjadi kerusakan otot, akibat aktivitas tubuh yang berlebihan.
Oranye
Mengindikasikan penyakit hepatitis atau malaria. Pyridium, antibiotik yang biasa digunakan untuk infeksi kandung kemih dan saluran kencing juga dapat mengubah warna urin menjadi oranye.
Selain warna, bau urin juga bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit. Misalnya pada penderita diabetes dan busung lapar, urin cenderung berbau manis, sementara jika seseorang mengalami infeksi bakteri E. coli, urinnya cenderung berbau menyengat. [ SS/dila ]
Urin mengandung darah. Kondisi ini bisa menandakan gangguan batu ginjal dan kandung kemih. Namun bisa juga karena Anda mengonsumsi obat pencahar secara berlebihan.
Kecoklatan
Pertanda terjadi kerusakan otot, akibat aktivitas tubuh yang berlebihan.
Oranye
Mengindikasikan penyakit hepatitis atau malaria. Pyridium, antibiotik yang biasa digunakan untuk infeksi kandung kemih dan saluran kencing juga dapat mengubah warna urin menjadi oranye.
Selain warna, bau urin juga bisa digunakan untuk mendeteksi penyakit. Misalnya pada penderita diabetes dan busung lapar, urin cenderung berbau manis, sementara jika seseorang mengalami infeksi bakteri E. coli, urinnya cenderung berbau menyengat. [ SS/dila ]
- Internet dewasa ini menjadi sebuah piranti yang tidak bisa dibendung lagi. Kebutuhan manusia kepada inernet menjadi sebuah trend yang semakin menggejala. Daya rambah internet semakin luas, tak…
- Sudah menjadi fenomena umum wanita mengambil peran kerja dan mencari nafkah di luar rumah. Namun, penyesuaian diri pria atau wanita terhadap pergeseran pola peran ini tampaknya belum tuntas.…
- Alasan Perlu Minum Air Kelapa - Sejak lama, kelapa dikenal sebagai tumbuhan yang kaya manfaat. Nyaris tak ada bagian dari tanaman kelapa yang tidak bermanfaat bagi kehidupan. Namun tak jarang…
- Mineral Makeup - Natural Beauty - As we become more aware of our environment and more aware of the products that we are putting into and onto our bodies, natural and homeopathic products are taking…
- Akhir-akhir ini kondisi cuaca sering tak menentu, hal ini mengakibatkan tubuh cenderung rentan terhadap penyakit, apalagi terhadap penyakit langganan di musim hujan yaitu pilek atau flu. Faktor…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar